Popular Post

WORKSHOP KEPENULISAN ILMIAH

 
           Pada tanggal 21 april 2017 bidang litbang HMPG 2017 mengadakan Workshop Kepenulisan Ilmiah dengan tema “Meningkatkan Kontribusi Mahasiswa dalam Pendidikan dan Pengemban sebagai Pengemban Tri Dharma Perguruan Tinggi” yang dilaksanakan di ruang CND, FIS, UNY. Pada hari ini workshop cukup ramai diikuti dengan jumlah peserta sekitar 40 lebih dari berbagai angkatan. Anemo warga hmpg cukup antuasias dengan materi yang disampaikan oleh pemateri. Pemateri workshop kali ini dosen geografi yaitu ibu Suparmini, M.Si. dan Mariana Ramelan mahasiswa FMIPA UNY angkatan 2013 yang merupakan mahasiswa yang lolos PKM-M dari UNY. Ringkasan materi yang disampaikan pada hari ini adalah :

Tri dharma perguruan tinggi
1.      Pelaksanaan pendidikan dan pengajaran
2.      Melaksanakan penelitian
3.      Melaksanakan pengabsdian masyarakat

Semua sivitas akademika termasuk mahasiswa memiliki tugas dan tanggungjawab terhadap pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi. Ini adalah upaya untuk mahasiswa supaya mau meneliti, mau berkarya, mau melakukan pengabdian masyarakat dimana hal itu memang sangat dibutuhkan untuk masyarakat. Mahasiswa harus ikut aktif dalam tri dharma perguruan tinggi. Lalu diekspresikan di karya. Salah satunya yaitu PKM yang dilaksanakan dari kemenristek.

Mahasiswa diharapkan untuk peka terhadap permasalahan yang ada. Sebagi seorang geograf, geografi itu cakupannya sangat luas kajiannya. Geografi untuk menempel pada bidang ilmu lainnya sangat mudah. Mau masuk ipa bisa, masuk ips bisa, mau ranah pendidikan juga bisa. Sangat kompleks.
Program PKM
1.      PKM-M : karya kreatif inovasi bidang penelitian
2.      PKM-K : karya kreatif inovatif dalam membuka peluang usaha mahasiswa
3.      PKM-M : karya kreatif inovatif untuk membangun masyarakat
4.      PKM-T : menciptakan karya teknologi
5.      PKM-KC : IPTEKS
6.      PKM-AI : penulisan artikel ilmiah
7.      PKM-GT : penuangan ide/gagasan kreatif

Potensi daerahnya masing-masing dilihat, ada permasalahan apa. Jangan muluk-muluk ke permasalahan yang umum. Lebih spesifik aja, apa yang kita lihat di lingkungan bisa jadi PKM. Banyak peluang-peluang yang memunculkan ide kreatif jika kita peka terhadap lingkungan sekitar kita.

Sebagai tantangan dimasa depan tuntutan kemampuan para lulusan perguruan tinggi harus memiliki minat membaca yang tinggi sehingga memiliki wawasan yang tinggi. Kita sebagai mahasiswa pendidikan geografi tidak masalah jika hendak membuat karya tulis tentang geografi murni akan tetapi lebih baik jika kita lebih menekankan pada kependidikan yang dikaitkan dengan materi geografi.

MENCARI KARAKTER MAHASISWA PENDIDIKAN GEOGRAFI




Kamis, 20 April 2017, jam 17.00 dilaksanakan Gestrat Discussion di ruang musik PKM lantai 2. Gestrat ini merupakan Gestrat yang kedua pada tahun 2017. Tema yang dibahas yaitu “Mencari Karakter Mahasiswa Pendidikan Geografi”

Karakter merupakan tabiat; sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain. Salah satu faktor penyebab timbulnya karakter adalah faktor lingkungan. Lantas, bagaimana lingkungan pendidikan geografi FIS UNY mempengaruhi karaker mahasiswanya?

Sebagai jurusan Pendidikan Geografi, kita harus menyeimbangkan antara ilmu pendidikan dan ilmu geografi. Keduanya memiliki disiplin ilmu yang berbeda, tetapi keduanya juga memiliki ikatan yang kuat dan tak terpisahkan. Ilmu pendidikan berkaitan dengan belajar, dimana proses tersebut berlangsung terus-menerus seperti rantai makanan, dan ada dimanapun manusia berada. Dimana manusia berpijak, disitu ada ilmu yang bisa diambil. Tergantung peka atau tidak untuk memahami yang tersirat di dalamnya. Sedangkan geografi merupakan ranah ilmu yang mencakup semuanya, merupakan ilmu yang kompleks untuk membahas ruang dan waktu.
Karakter merupakan bagian dari sifat dan dari hal-hal yang dipengaruhi dari pengalaman, lingkungan, sosial, dan keluarga. Semua itu berkembang menjadi karakter yang merupakan ciri-ciri suatu manusia atau suatu hal yang dapat membedakan antara manusia yang satu dengan yang lainnya.
Bagaimana cara Pendidikan Geografi FIS UNY untuk membentuk karakter mahasiswa? Ada banyak cara untuk mengungkapkannya. Salah satunya melalui proker escarpment. Melalui proker tersebut, karakter yang dapat tumbuh adalah sifat berani, tangguh, kerjasama dan kekompakan, kejujuran, keyakinan, cepat tanggap, tanggungjawab, dan masih banyak lagi.
Dalam pembelajaran, pendidikan karakter selalu ditekankan kepada peserta didik. Apakah itu perlu? Karakter merupakan pondasi diri untuk membangun diri sendiri. Karakter tersebut akan mempengaruhi kita, layaknya kita memilih jalan hidup. Kita mau mengukir bagaimanapun, hanya kita yang bisa memandang apakah indah atau tidak. Orang lain hanya berkomentar dari luarnya saja (yang terlihat oleh indera). Karakter tersebut fleksibel di setiap orang. Orang bisa cocok atau tidak tergantung pada dirinya sendiri. Hal tersebut merupakan salah satu alasan mengapa mata kuliah Pendidikan Karakter dan Kepribadian Guru dilaksanakan pada semester 1.
Menumbuhkan karakter yang baik haruslah diikuti lingkungan yang mendukung. Karena apa? Karena lingkungan merupakan faktor external yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan diri, terutama pembentukan karakter. Lingkungan yang membawa karakter positif, akan menumbuhkan karakter yang baik pula untuk diri, dan sebaliknya jika lingkungan tidak mendukung untuk menumbuhkan karakter positif, maka seseorang itu akan sulit untuk mendapatkan motvasi agar mereka memiliki karakter yang positif.
Dalam sistem pembelajaran, kita harus berpikir. Cogito ergo sum (aku ada karena aku berpikir). Mengenai UKT, kalian telah membayar UKT untuk kuliah selama 4 tahun, lalu kalian mendapat apa? Ilmu apa yang bisa kalian dapatkan untuk mengabdi di masyarakat? Nah, di sinilah terlihat mana orang yang benar-benar niat untuk menimba ilmu atau hanya sekedar tuntutan zaman. Pendidikan sekarang sudah dikomersialkan. Sebenarnya masih perlu ditanyakan untuk apa pendidikan itu?

GEOSPORT 2017





Himpunan mahasiswa pendidikan geografi kembali mempersembahkan kegiatan yang dapat menyalurkan bakat mahasiswa apalagi kalau bukan GEOSPORT 2017. Geosport merupakan proker dalam naungan MIBA HMPG yang diadakan setiap satu tahun sekali. Tujuan Geosport ini selain untuk menyalurkan bakat mahasiswa pendidikan geografi juga bertujuan untuk mempererat kekeluargaan mahasiswa geografi baik mahasiswa yang masih aktif kuliah maupun alumni.
Pada  01 April 2017 dilaksanakan pertandingan cabang catur dan juga pes di ruang musik PKM FIS UNY. Setiap kelas mengirimkan masing-masing 2 jagoannya dalam pertandingan cabang catur. Saat pertandingan catur suasana berlangsung tenang, sedangkan saat pertandingan pes suasana berlangsung riuh oleh para supporter kelas masing-masing untuk menyemangati para jagoannya. Cabang catur dimenangkan oleh Roni 2014 A setelah mengalahkan Mushofa 2014 B disusul juara ketiga Anton 2014 B. Sedangkan untuk cabang pes dimenangkan Husnanda 2016 B setelah berhasil mengalahkan Bayu 2015 B.



Pertandingan bulutangkis dilanjutkan pada 02 April 2017 di Balai Dusun Karanggayam. Pertandingan bulutangkis dibagi atas dua yaitu ganda putra dan ganda campuran, jadi setiap kelas mengirimkan masing-masing 4 jagoannya 3 orang laki-laki dan 1 orang perempuan untuk mewakili kelasnya dalam Geosport cabang bulutangkis. Saat pertandingan berlangsung suasana sangat memanas baik dalam ganda putra maupun ganda campuran. Ganda putra dimenangkan oleh 2014 B setelah berhasil mengalahkan 2015 A, sedangkan ganda campuran dimenangkan oleh 2015 B setelah mengalahkan 2013.




Keseruan Geosport tidak hanya sampai disitu saja penutupan Geosport ditutup dengan pertandingan cabang futsal  pada 15 April 2017 dan dilanjutkan final futsal sekaligus penyerahan hadiah untuk seluruh cabang olahraga Geosport 2017 pada 16 April 2017 yang dilaksanakan di Telaga Futsal 2. Futsal merupakan cabang olahraga yang paling ditunggu-tunggu oleh para pencinta futsal maupun para suporter dari masing-masing tim yang bertanding. Pertandingan futsal berlangsung sangat meriah dengan riuhnya para suporter masing-masing tim. Setelah melewati serangkaian pertandingan akhirnya PPG tampil sebagai juara 1 dalam cabang futsal Geosport pada tahun ini setelah berhasil mengalahkan Alumni dan disusul 2014 B sebagai juara 3. Juara umum Geosport tahun ini adalah 2014 B. Selamat kepada tim yang juara pada Geosport tahun ini dan untuk tim yang belum tetap semangat semoga tahun depan timnya bisa menjadi juara. Jangan lupa bahagia.







- Copyright © Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -