Popular Post

Suplemen #1 Buka Bersama HMPG



Pada tanggal 16 Juni 2017 bidang PPO HMPG 2017 melakukan proker Suplemen yang pertama. Suplemen sendiri bertujuan untuk menjaga kekluargaan pengurus HMPG dan mempererat ikatan supaya semakin dekat. Suplemen kali pertama ini diisikan acara dengan melakukan buka bersama. Dalam acara yang dimulai pukul 17.15 WIB tersebut dibuka oleh MC yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan ketua pelaksana yaitu Mikha Ristiyana dan sambutan oleh ketua hima HMPG 2017 yaitu Auzaie Mahendra. Kemudian selesai sambutan semua peserta beserta panitia membatalkan puasa sesaat sudah waktu adzan Magrib dikumandangkan.     Semua membatalkan puasa dengan segelas es dan beberapa gorengan yang kemudian dilanjutkan dengan sholat magrib. Setelah semua selesai sholat magrib kemudian acara pun dilanjutkan dengan lomba kultum dari setiap perwakilan bidang yang ada, mulai dari PPO, KESVOMA, KASRAT, LITBANG, MIBA, dan MJ. Kultum pun dilakukan sambil makan besar untuk mengisi perut yang telah kosong seharian.
    Setelah semua terselesaikan, MC pun melanjutkan acara dengan mengumumkan beberapa pemenang dari beberapa kategori dan menyerahkan hadiahnya, yang pertama ada kategori kultum terbaik yang dimenangkan oleh bidang MJ yang diwakilkan oleh Arif Fahrizal Nugraha.

    Kemudian yang kedua ada pemenang kategori bidang terbaik yang dipegang oleh bidang MJ serta pemenang kategori bidang terajin dimenangkan oleh bidang MIBA. Selamat kepada bidang MJ yang brace serta bidang MIBA atas kemenangannya. Kemudian MC pun mengakhiri acara dengan penutup yang kemudian dianjutkan dengan bersih-bersih sambil ngobrol dan selesaaaii.

WORKSHOP GERAKAN MENULIS BUKU



“Menumbuhkan Jiwa Kepenulisan untuk Generasi Muda yang Berkualitas”
Masa depan bangsa Indonesia berada di tangan generasi muda. Mahasiswa merupakan pelajar yang berstatus Maha yang artinya lebih tinggi. Namun, apakah kalian sebagai mahasiswa sudah merenugkan status sebagai mahasiswa?
  Workshop Gerakan Menulis Buku dilaksanakan pada hari Jum’at, 2 Juni 2017. Maksud dari workshop ini adalah untuk menumbuhkan jiwa kepenulisan terutama di lingkup Pendidikan Geografi. Banyak permasalahan-permasalahan di bidang geografi yang dapat dituangkan menjadi karya tulis. Workshop ini dibersamai oleh Danu Eko, M.Pd (dosen Pendidikan Sejarah dan penulis), Dyna Novitasari S.Sos (manajer Penerbit Andy), dan Rifaldy Fajar (Mapres UNY 2017). Pada pukul 13.30, workshop dimulai, kemudian dilanjutkan Arif Ashari M.Sc sebagai pembimbing kemahasiswaan Pendidikan Geografi membuka acara.
Menurut pak Danu, “Menulis merupakan dinamika dari kehidupan”. Tri dharma perguruan tinggi salah satunya kita harus melakukan penelitian. Melalui penelitian, kita dapat menulisnya. Melalui tulisan kita dapat lebih dihargai. Dari dengan dihargai itu, kita menjadi lebih hidup. Menjadi seorang aktifis kampus memanglah sangat sibuk. Dimana kita harus membagi waktu untuk kuliah, organisasi, dan menulis. Tetapi, melalui kesibukan-kesibukan itu kita merasa bahwa kita itu hidup dan memiliki manfaat untuk orang lain.
Menulis bukanlah sesuatu yang sulit. Menentukan tema atau gambaran umum terlebih dahulu sebelum menentukan judul tulisan. Hal itu dimaksudkan untuk mensiasati agar tulisan kita tidak keluar dari tema. Setelah membuat tema atau gambaran umum, menentukan batasan-batasan masalah apa yang perlu dibahas dan diselesaikan. Setelah itu, barulah membuat judul yang cocok untuk tulisan kita.
Mengapa kita harus menulis? Karena melalui tulisan itu kita dapat menginformasikan, membujuk, mendidik, bahkan menghibur. Banyak karya generasi muda Indonesia sekarang ini menjadi penulis novel, karena apa? Karena untuk menghibur. Menentukan hati untuk terus bahagia sangat mustahil. Ada kalanya kita merasa penat dan butuh hiburan. Daripada bingung mau membenahi hati ingin kemana, membaca buku lebih bermanfaat untuk mengobatinya. Untuk kamu yang belum mencintai buku, cobalah. Kamu akan merasakan sensasi yang lain dari biasanya. Setelah terimajinasi, cobalah untuk menulis. Tuangkan apa yang kamu ingin keluarkan. Bukankah melalui diary kecil adalah teman yang paling setia?
So, ayo tumbuhkan jiwa keppenulisanmu!

Pelatihan Arcgis #4



    Tanpa disadari, ternyata Pelatihan Arcgis telah memasuki minggu keempat. Pelatihan yang diadakan pada setiap hari Jumat ini sudah memasuki materi Layout, melanjutkan materi pada minggu sebelumnya yakni berlatih membuat polyline dan point pada peta.
    Mas Samsul selaku tutor, mengajarkan bagaimana cara membuat judul , memberikan skala, insert, legenda dan unsur-unsur peta yang lainnya. Selain itu, Mas Samsul juga memberi tips dan trik agar layout  peta terlihat lebih rapi. Tentu saja materi kali ini diikuti oleh mahasiswa Pendidikan Geografi dengan sangat antusias sebab mereka telah mengetahui bagaimana cara membuat peta pada aplikasi Arcgis.
   Acara yang dimulai pada pukul 14.30 pada tanggal 26 Mei 2017 ini diakhiri dengan memberikan nama peserta pada masing-masing peta yang telah mereka buat.

Pelatihan Arcgis #3



Jumat 19 Mei 2017 merupakan minggu ketiga pelaksanaan pelatihan Arcgis. Kegiatan ini dimulai pukul 15.00 dan sudah memasuki pertemuan ketiga yang diadakan bersama dengan mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Yogyakarta terutama pada angkatan 2015 dan 2016.
Peserta kegiatan sangat antusias mengikuti serta melanjutkan materi pelatihan yang diberikan oleh tutor yakni Mas Samsul dan Mas Hanif. Melanjutkan materi polygon yang telah diberikan, kali ini peserta diajarkan bagaimana membuat polyline dan point pada peta dengan Arcgis.
Kegiatan ini diharapkan dapat membantu mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Yogyakarta dalam mengembangkan kemampuan serta memberi bekal untuk membuat peta dengan aplikasi Arcgis.

GEC #2

GEC #2



Pada hari Rabu, tanggal 10 Mei 2017 telah dilaksanakan program rangkaian kedua  Geography English Club yang berkerjasama dengan EDSA (English Department Student Association) FBS dengan tema “Class Spreading and A Year Contract”. Geography English Club ini merupakan program diskusi dengan konsep fun learning discussion yang ditujukan bagi mahasiswa aktif Jurusan Pendidikan Geografi FIS UNY sebagai wadah bagi mereka yang ingin belajar bahasa Inggris baik yang belum bisa maupun yang sudah cukup baik dalam berbahasa Inggris.

Pelaksanaan Geography English Club #2 ini dimulai pukul 16.00 WIB di depan Laboratorium Geospasial yang dihadiri 18 peserta. Pesertanya terdiri dari mahasiswa Pendidikan Geografi maupun dari EDSA. Pertemuan kedua kali ini merupakan lanjutan dari pelaksanaan GEC pertama yang mana pada pertemuan ini peserta GEC dan EDSA membahas mengenai silabus berupa materi-materi apa saja yang akan dipelajari dalam GEC kedepannya, yang mana dalam hal ini materi disesuaikan dengan kebutuhan peserta GEC seperti penekanan pada speaking berupa pelatihan grammar dan sebagainya. Selain itu, GEC kali ini juga membentuk grup-grup kecil yang nantinya setiap grupnya terdapat tentor dari EDSA untuk melatih kemampuan para peserta. Grup-grup ini nantinya dalam pelaksanaannya akan digunakan pada pertemuan-pertemuan GEC kedepannya agar memudahkan peserta dalam mengembangkan kemampuan bahasa Inggrisnya.

Program GEC ditutup dengan diskusi-diskusi ringan antara peserta GEC dengan EDSA agar terjalin hubungan yang lebih baik lagi dan kedekatan. Acara inipun berakhir pada pukul 17.30 WIB.

Pelatihan Arcgis #2




Hari ini, Jumat tanggal 5 Mei 2017 merupakan hari kedua pelaksanaan program kerja “Pelatihan Arcgis” yang merupakan program pelatihan yang ditujukan bagi seluruh mahasiswa aktif Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Yogyakarta.
Pelatihan Arcgis minggu kedua ini dimulai pada pukul 15.00 WIB di ruang kuliah G02.213 dan dihadiri oleh 25 peserta, sebagian besar merupakan mahasiswa angkatan 2015 dan 2016.
Materi pelatihan hari ini merupakan follow up dari materi sebelumnya. Minggu lalu, mahasiswa berlatih untuk membuat titik ikat. Dilanjutkan dengan materi hari ini yakni membahas dan berlatih untuk membuat polygon.
Pelatihan ini diharapkan dapat membantu serta mendukung kemampuan mahasiswa Pendidikan Geografi untuk membuat peta.

KEPANITIAAN SARASEHAN PENDIDIKAN GEOGRAFI 2017




PENANGGUNG JAWAB
AUZAIE IHZA MAHENDRA
GANJAR AJI PRAKOSO

KETUA
RANI MULIARTI

SEKRETARIS
NORMA YUNI P.
DESTI WULANDARI

BENDAHARA
ADE ILMI NOOR B.
NORMA ANINGTYAS S.

SIE ACARA
IKEN YULIANI
ENDAR TRI PAMBUDI
RADEN BAGUS BAYU ANGGA DEWA IZP
NUR INDAH ASTUTI
CINDY SEPTYA CAHYANI
KENIO FATANA
SAKTI FAHRUROZI

SIE PDD
AISYAH NURUL LATHIFAH
IRA PUTRI ARIYANI
MUHAMMAD NALA SYARIF
RIZKY TRI SAPUTRO
NADYA ARINDRA TSABITHA
AMINA RAHMAWATI
FIRDAUS NUR AEDINA
LATIFA AULINA

SIE P3K
SANDIKA ABDI C.
HANI MUFLIKHAH
RACHMA PUSPASARI
WILDAN ZAKI ARDIAN
SRI UTARI
IFTITAHUL IFNAENI
DIKA ANANDA PUTRI
RAAFI PANJI SUYATNA
BAKTI INDRIYANI
HERVINA NUR AWANDA

SIE KEAMANAN
GUSELLA NANDA NIANTO
LILIK EKA SAPUTRA
HUSNANDA ARIEF
RIZKI ADI WIJAYANTO
ANINDYA OKTI HERDYANINGRUM
ANNISA EKA NURUL ASA
PRAYOGO PUTRO PRAYITNO

SIE PERLENGKAPAN
ILHAM SASONGKO
AZIS NUR SHOLEH ASHARI
NAZULA AINURIZQI
KURNIA DEWI YUNIATI
ERLY KUSUMA PUTRI
DENNY YUSUF ARIFIN
BHENY E..

SIE KONSUMSI
DWI RAHMAWATI
AHMAD ABU BAKAR
ADINDA REDHA IASSARI
SHOLU RATIH
KINANTI LISFI AWALIA
PRABOWO WIJOYONO

SIE HUMAS & AKOMODASI
ABEYASA AUVRY TIRTABAYU B.M.
NURDIANTA
NOVITA DIAH RAHMAWATI
MAYA EKA SEPTIANA
ARIF NUR ROCHMAN
GILANG WIJANARKO


Bagi yang belum berkesempatan menjadi bagian dari panitia sarasehan tetap semangat, masih banyak kepanitiaan dalam kegiatan yang bisa kalian ikuti.


PELATIHAN ARCGIS#1






Pelatihan Arcgis yang merupakan salah satu program kerja dari bidang media dan jaringan HMPG pada pertemuan pertama pada hari Jum'at 29 April 2017 berlangsung dengan lancar bertempat di Ruang G.01.213 dimulai pada pukul 15.30 WIB oleh Roja Nuryana selaku MC. Peserta sangat antusias dengan masing-masing langsung mempersiapkan perlengkapan yang harus dibawa pada pelatihan pertama kali ini yaitu laptop.
Pelatihanpun dimulai oleh mas Samsul (Geografi 2013) dengan berbagi cara untuk menginstall Arcgis mulai dari persiapan untuk menginstall hingga sampai aplikasi Arcgis dapat digunakan. Bersama pemateri ke dua yaitu mas Hanif (Geografi 2012) saling berkolaborasi untuk berbagi ilmunya pada pelatihan Arcgis kali ini. Kali ini sedang dalam pengenalan aplikasi dan menginput peta serta membuat titik ikat.
Pelatihan diakhiri pada pukul 17.30 WIB karena pelatihan sudah dianggap cukup dan akan dilanjutkan pada pertemuan kedua pelatihan Arcgis. Semagat bertemu dengan pelatihan Arcgis#2 :)

GEOGRAPHY ENGLISH CLUB



Bahasa Inggris bukan lagi hal yang asing. Bahasa Inggris bahkan sudah menjadi sarapan tersendiri bagi orang-orang tertentu. Tetapi, masih ada juga orang yang belum mahir menggunakannya. Kemampuan dalam berbahasa Inggris perlu ditingkatkan, karena itu GEOGRAPHY ENGLISH CLUB hadir lagi yang diselenggarakan pada Kamis, 27 April 2017. Tidak perlu jauh-jauh dan tidak pula membuat kantong kering. Proker ini berlokasi di Taman Ganesha, dimulai pukul 16.00 dan berakhir pukul 18.00.
Proker ini berkolaborasi dengan English Departement Student Assosiation (ESDA) UNY sehingga membuat acara lebih menarik, menyenangkan, dan meriah. Partisipasi dari peserta pun mendapat apresiasi yang bagus. GEC ini dimulai dari perkenalan para mentor dan peserta, kemudian perbaikan speaking yang benar. Asyiknya, peserta juga diperbolehkan untuk bertanya sepuasnya mengenai kesulitan dalam berbahasa Inggris seperti perbedaan aksen Amerika dengan British dan penegasan per kata dalam bahasa Inggris untuk memahami perbedaan makna dan lainnya. Proker ini berakhir dengan pembahasan mengenai pengujian TOEFL untuk pembagian kelompok menurut hasil tel TOEFL.

Kunjungan Kerja HMPG FIS UNY ke HIMABIO FMIPA UNY







Kali ini, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi FIS UNY mendapat kesempatan untuk bertamu atau mengunjungi Himpunan Mahasiswa Biologi FMIPA UNY. Acara ini berlangsung pada tanggal 25 April 2017 yang dimulai pada pukul 16.30 WIB dan berlokasi di Lobby Laboratorium FMIPA UNY.
Kegiatan kunjungan kerja dibuka dengan sambutan ketua oleh masing-masing himpunan yang dimulai dari sambutan oleh ketua HIMABIO Muhron Isroni lalu dilanjutkan oleh Auzaie selaku ketua dari HMPG.
Acara berikutnya dilanjutkan dengan diskusi masing-masing bidang. Sstem diskusi ini merupakan diskusi pertama kami dengan cara mengelompok pada tiap-tiap bidang di antara kedua himpunan. Pembagian kelompok diskusi antara lain : PPO dan KASTRAT bersama dengan BKPO, MIBA bersama dengan ORSENI, LITBANG bersama dengan Penalaran, KESVOMA bersama dengan KESMA serta MJ berdiskusi bersama Humas dan BMJ.
Melalui kunjungan kerja dan diskusi ini diharapkan kedepannya dapat terjalin tali silaturahmi yang kuat serta kerjasama antara kedua himpunan baik dalam bidang akademik maupun bidang non-akademik.

WORKSHOP KEPENULISAN ILMIAH


           



   Pada tanggal 21 april 2017 bidang litbang HMPG 2017 mengadakan Workshop Kepenulisan Ilmiah dengan tema “Meningkatkan Kontribusi Mahasiswa dalam Pendidikan dan Pengemban sebagai Pengemban Tri Dharma Perguruan Tinggi” yang dilaksanakan di ruang CND, FIS, UNY. Pada hari ini workshop cukup ramai diikuti dengan jumlah peserta sekitar 40 lebih dari berbagai angkatan. Anemo warga hmpg cukup antuasias dengan materi yang disampaikan oleh pemateri. Pemateri workshop kali ini dosen geografi yaitu ibu Suparmini, M.Si. dan Mariana Ramelan mahasiswa FMIPA UNY angkatan 2013 yang merupakan mahasiswa yang lolos PKM-M dari UNY. Ringkasan materi yang disampaikan pada hari ini adalah :

Tri dharma perguruan tinggi
1.      Pelaksanaan pendidikan dan pengajaran
2.      Melaksanakan penelitian
3.      Melaksanakan pengabsdian masyarakat

Semua sivitas akademika termasuk mahasiswa memiliki tugas dan tanggungjawab terhadap pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi. Ini adalah upaya untuk mahasiswa supaya mau meneliti, mau berkarya, mau melakukan pengabdian masyarakat dimana hal itu memang sangat dibutuhkan untuk masyarakat. Mahasiswa harus ikut aktif dalam tri dharma perguruan tinggi. Lalu diekspresikan di karya. Salah satunya yaitu PKM yang dilaksanakan dari kemenristek.

Mahasiswa diharapkan untuk peka terhadap permasalahan yang ada. Sebagi seorang geograf, geografi itu cakupannya sangat luas kajiannya. Geografi untuk menempel pada bidang ilmu lainnya sangat mudah. Mau masuk ipa bisa, masuk ips bisa, mau ranah pendidikan juga bisa. Sangat kompleks.
Program PKM
1.      PKM-M : karya kreatif inovasi bidang penelitian
2.      PKM-K : karya kreatif inovatif dalam membuka peluang usaha mahasiswa
3.      PKM-M : karya kreatif inovatif untuk membangun masyarakat
4.      PKM-T : menciptakan karya teknologi
5.      PKM-KC : IPTEKS
6.      PKM-AI : penulisan artikel ilmiah
7.      PKM-GT : penuangan ide/gagasan kreatif

Potensi daerahnya masing-masing dilihat, ada permasalahan apa. Jangan muluk-muluk ke permasalahan yang umum. Lebih spesifik aja, apa yang kita lihat di lingkungan bisa jadi PKM. Banyak peluang-peluang yang memunculkan ide kreatif jika kita peka terhadap lingkungan sekitar kita.

Sebagai tantangan dimasa depan tuntutan kemampuan para lulusan perguruan tinggi harus memiliki minat membaca yang tinggi sehingga memiliki wawasan yang tinggi. Kita sebagai mahasiswa pendidikan geografi tidak masalah jika hendak membuat karya tulis tentang geografi murni akan tetapi lebih baik jika kita lebih menekankan pada kependidikan yang dikaitkan dengan materi geografi.

MENCARI KARAKTER MAHASISWA PENDIDIKAN GEOGRAFI




Kamis, 20 April 2017, jam 17.00 dilaksanakan Gestrat Discussion di ruang musik PKM lantai 2. Gestrat ini merupakan Gestrat yang kedua pada tahun 2017. Tema yang dibahas yaitu “Mencari Karakter Mahasiswa Pendidikan Geografi”

Karakter merupakan tabiat; sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain. Salah satu faktor penyebab timbulnya karakter adalah faktor lingkungan. Lantas, bagaimana lingkungan pendidikan geografi FIS UNY mempengaruhi karaker mahasiswanya?

Sebagai jurusan Pendidikan Geografi, kita harus menyeimbangkan antara ilmu pendidikan dan ilmu geografi. Keduanya memiliki disiplin ilmu yang berbeda, tetapi keduanya juga memiliki ikatan yang kuat dan tak terpisahkan. Ilmu pendidikan berkaitan dengan belajar, dimana proses tersebut berlangsung terus-menerus seperti rantai makanan, dan ada dimanapun manusia berada. Dimana manusia berpijak, disitu ada ilmu yang bisa diambil. Tergantung peka atau tidak untuk memahami yang tersirat di dalamnya. Sedangkan geografi merupakan ranah ilmu yang mencakup semuanya, merupakan ilmu yang kompleks untuk membahas ruang dan waktu.
Karakter merupakan bagian dari sifat dan dari hal-hal yang dipengaruhi dari pengalaman, lingkungan, sosial, dan keluarga. Semua itu berkembang menjadi karakter yang merupakan ciri-ciri suatu manusia atau suatu hal yang dapat membedakan antara manusia yang satu dengan yang lainnya.
Bagaimana cara Pendidikan Geografi FIS UNY untuk membentuk karakter mahasiswa? Ada banyak cara untuk mengungkapkannya. Salah satunya melalui proker escarpment. Melalui proker tersebut, karakter yang dapat tumbuh adalah sifat berani, tangguh, kerjasama dan kekompakan, kejujuran, keyakinan, cepat tanggap, tanggungjawab, dan masih banyak lagi.
Dalam pembelajaran, pendidikan karakter selalu ditekankan kepada peserta didik. Apakah itu perlu? Karakter merupakan pondasi diri untuk membangun diri sendiri. Karakter tersebut akan mempengaruhi kita, layaknya kita memilih jalan hidup. Kita mau mengukir bagaimanapun, hanya kita yang bisa memandang apakah indah atau tidak. Orang lain hanya berkomentar dari luarnya saja (yang terlihat oleh indera). Karakter tersebut fleksibel di setiap orang. Orang bisa cocok atau tidak tergantung pada dirinya sendiri. Hal tersebut merupakan salah satu alasan mengapa mata kuliah Pendidikan Karakter dan Kepribadian Guru dilaksanakan pada semester 1.
Menumbuhkan karakter yang baik haruslah diikuti lingkungan yang mendukung. Karena apa? Karena lingkungan merupakan faktor external yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan diri, terutama pembentukan karakter. Lingkungan yang membawa karakter positif, akan menumbuhkan karakter yang baik pula untuk diri, dan sebaliknya jika lingkungan tidak mendukung untuk menumbuhkan karakter positif, maka seseorang itu akan sulit untuk mendapatkan motvasi agar mereka memiliki karakter yang positif.
Dalam sistem pembelajaran, kita harus berpikir. Cogito ergo sum (aku ada karena aku berpikir). Mengenai UKT, kalian telah membayar UKT untuk kuliah selama 4 tahun, lalu kalian mendapat apa? Ilmu apa yang bisa kalian dapatkan untuk mengabdi di masyarakat? Nah, di sinilah terlihat mana orang yang benar-benar niat untuk menimba ilmu atau hanya sekedar tuntutan zaman. Pendidikan sekarang sudah dikomersialkan. Sebenarnya masih perlu ditanyakan untuk apa pendidikan itu?

- Copyright © Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -