Popular Post

ROAR#2

ROAR#2

Kegiatan Reunion Of Amazing Ramadhan disingkat ROAR ini merupakan kegiatan buka puasa bersama sekaligus ajang silaturahmi antara mahasiswa Pendidikan Geografi yang aktif dengan mahasiswa Pendidikan Geografi. Kegiatan ini merupakan progam kerja HMPG yang diampu oleh bidan KESVOMA. Rangkaian acara kegiatan ROAR yang pertama yaitu acara bersih-bersih masjid yang dilakukan pada Senin, 11 Juni 2016 lalu. Lalu rangkaian acara ROAR yang terkakhir yaitu acara Buka Puasa Bersama yang dilaksanakan pada tanggal 16 Juni 2016. 

Acara dibuka oleh kedua MC yang kece yaitu M. Luthfi dan Rachma pada pukul 16.00 WIB. Penampilan mereka berdua membuat gelak tawa pada penonton. Setelah pembukaan acara dilanjutkan dengan Tilawatil Qur’an yang dibacakan oleh Saudari Qonita. Lalu dilinjutkan penampilan dari para musisi Geografi yang membuat para peserta ikut bernyanyi. Penampilan dari para musisi ini membantu para peserta untuk melupakan lelah dan dahaga sambil menunggu waktu berbuka puasa. Dilanjutkan dengan ceramah menjelang buka puasa dari mas Deni Rizki. Materi yang disampaikan oleh mas Deni membuat para peserta merasa bertambah ilmunya baik itu dari segi ilmu agama maupun ilmu dalam kehidupan. Setelah beberapa menit kemudian, terdengar suara adzan maghrib yang menandakan waktunya untuk berbuka puasa. Acara dihentikan sejenak dan diisi dengan makan bersama serta sholat maghrib. Setelah itu terdapat sesi pemutaran film documenter acara bersih masjid di Gunungkidul.  Dengan sedikit masukan unsur parody pada film tersebut, para peserta yang menonton pun tertawa terbahak-bahak. Acara Buka Puasa Bersama inipun berakhir pada pukul 20.00 WIB dan diisi dengan sesi foto bersama.



SUPLEMEN #1

Suplemen merupakan program kerja yang diselenggarakan dibawah naungan bidang PPO HMPG FIS UNY. Suplemen #1 dilaksanakan pada tanggal 20 Mei 2016 bertempat di FIS UNY. Suplemen #1 dibua oleh MC pada jam 16.30 WIB. Kegiatan suplemen ini diikuti oleh pengurus HMPG FIS UNY, adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengakrabkan diri antar anggota pengurus HMPG FIS UNY. Setelah acara dibuka oleh MC, kemudian ada sambutan oleh Ketua HMPG FIS UNY Sdr. Destian Budhi Pamungkas, kemudian dilanjutkan oleh ketua panitia Suplemen #1 Sdr. Arsyad. Acara dilanjutkan dengan pembagian peserta menjadi 7 kelompok, dimana masing-masing kelompok terdiri dari berbagai bidang agar dapat mengenal lebih dekat antara satu dengan yang lain. Selanjutnya diadakan lomba antar kelompok, diantaranya lomba balap kelereng, balap karung dan makan kerupuk.
Acara selanjutnya adalah sholat magrib, dilanjutkan dengan makan bersama. Setelah acara makan bersama

selanjutnya diadakan sharing oleh kabid-kabid Pengurus HMPG FIS UNY terkait dengan suka duka dalam memimpin staffnya. Kemudian pemberian award untuk staff terbaik, bidang terbaik dan bidang terajin. Adapun staff terbaik jatuh kepada sdr. Ikhsan Ilmawan dari bidang MIBA HMPG FIS UNY

bidang terbaik jatuh kepada bidang kajian strategis (KASTRAT)
dan bidang terajin jatuh kepada bidang penelitian dan pengembangan (litbang).

selanjutnya foto bersama

Alam dan Rasa Syukur


Langit
Goresan warna itu selalu membuat rasa setiap orang ingin menatap
Citra dalam mata menciptakan senyuman indah
Seiring hijaunya daun cemara yang terlukis silau sinar matahari
Dengan tetesan embun
Takjub atas anugrah Tuhan dan jiwa dalam rasa syukur
Aroma pasir pantai hinggap, membatu dalam tawa tanpa batas waktu
Angin tak sengaja menyentuh pipi dan membelainya dengan lembut
Tebing dari pantai itu menjadi saksi
Tuhan tidak pernah ragu menciptakan manusia tanpa kesempurnaan dan rasa
Tentang keindahan, pengorbanan, ketulusan dan rasa syukur

Oleh : Amalina Dwi Prasanti

PANITIA OSPEK PENDIDIKAN GEOGRAFI 2016

Ketua : Muhammad Luthfi Fitratama

Sekretaris
1. Hadana Ulufanuri
2. Larasatri Nuansari

Bendahara
1. Firda Rizki Amalia
2. Rachma Puspasari

Pemandu.
Koor : Ayunda Milla Puspita


1. Rizki Inayatun
2. Zulfatussuroya
3. Yuanita Putri D S
4. Erlin Nur’afiah
5. Aisyah Nurul L
6. Shofa El Karera
7. Windhita Apsari
8. Ganjar Aji P
9. Nurdianta
10.Nor Rohmad
11.Satrio Bimowibowo
12.Bayu Adhi Nugroho
13.Sahrul akbar
14.Anggun Pria Wibowo

Acara.
Koor : Syah Riani Monicawati

1. Ahmad Abu Bakar
2. Yuli Widiyatmoko
3. Rexy Satria Alfanuha
4. Ririn Aldino Puspasari
5. Dera Galuh Parwanti
6. Nuhnia Reny Pertiwi
7. Salsabila Aziesta R (MC)
8. Ikhsan Ilmawan (MC)

Gardha Bumi
Koor : Anna Roswita Sari


1. Ika Vebrianti
2. Windy Kusumaningtyas
3. Maslahatul Ammah Ramdhani
4. Atika Dian Rahayu
5. Nur Indah Astuti
6. Auzai Izha Mahendra
7. Aldi Nova Rahmat W
8. Abeyasa Audrey

Humas.
Koor : Gusella Nanda Nianto

1. Iken Yuliani
2. Muh. Arsyad
3. Ifa Agestiana
4. Anggi Widya Anggarwati

P3K.
Koor : Roja Nuryana


1. Diah Arini
2. Nanda Ardiyanti
3. Kalimatur Rodziyah
4. Fredha Ellin Nurwahyudi
5. Aji Antoro

PDD.
Koor : Muhammad Choirul Anwar


1. Purno Adiyatmoko
2. Lia Widia Ningsih
3. Wahyu Dewi Martasari
4. Nur Affan Purnomo Jati
5. Deddy Akbar Perkasa
6. Amalina Dwi Prasanti

Konsumsi
Koor: Norma Aningtyas S

1. Risa Amalia P
2. Erlin Indah Lestari
3. Anggriawan Pratama

Perkap
Koor: Yasykur Kurnia Ardianto


1. Prabowo Wijiyono
2. Sakti Fahrurozi
3. Gregorius Edo Yurasto
4. Ferry Putra Pratama
5. Rasyd Permana
6. Muhammad Luthfiansyah

MANDALAWANGI - PANGRANGO

Oleh : Soe Hok Gie

Senja ini,
ketika matahari turun ke dalam jurang-jurangmu
Aku datang kembali
ke dalam ribaanmu, dalam sepimu
Dan dalam dinginmu

Walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna
Aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan
Dan aku terima kau dalam keberadaanmu
Seperti kau terima daku

Aku cinta padamu, Pangrango yang dingin dan sepi
Sungaimu adalah nyanyian keabadian tentang tiada
Hutanmu adalah misteri segala
Cintamu dan cintaku adalah kebisuan semesta

Malam itu ketika dingin dan kebisuan
Menyelimuti Mandalawangi
Kau datang kembali
Dan bicara padaku tentang kehampaan semua

"Hidup adalah soal keberanian,
Menghadapi yang tanda tanya
Tanpa kita bisa mengerti, tanpa kita bisa menawar
Terimalah, dan Hadapilah"

Dan antara ransel-ransel kosong
Dan api unggun yang membara
Aku terima itu semua
Melampuai batas-batas hutanmu

Aku cinta padamu Pangrango
Karena aku cinta pada keberanian hidup

Djakarta, 19-7-1996
Soe Hok Gie

PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL



Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, HMPG UNY bekerjasama dengan IZZATA Tour and Travel mengadakan acara Lomba Menggambar dan Mewarnai. Kegiatan ini bertempat di Lippo Plaza Mall Yogyakarta. Adapun lomba mewarnai diikuti oleh 40 anak TK dan SD kelas 1, sedangkan lomba menggambar diikuti oleh 10 anak. Acara dimulai pada pukul 10.00 WIB. Acara tersebut dipandu oleh MC dari HMPG, Trima Mustika dan Lutfi Fitratama. Acara dimulai dengan registrasi ulang, dilanjutkan dengan pembacaan ketentuan lomba. Kemudian lomba menggambar dengan alokasi waktu 60 menit. Kemudian acara dilanjutkan dengan penjurian oleh sdr. Ahmad Saparudin, sdr. Wikhani Ismaya dan sdr. Alvon. Sembari menunggu penjurian, acara diisi dengan pembagian doorprize yang dipandu oleh MC. selanjutnya dilanjutkan dengan penyampaian komentar juri terkait dengan hasil lomba mewarnai dan menggambar. Acara ditutup dengan foto bersama panitia.

Pendidikan, Kewajiban atau Kebutuhan?

Tidak ada salahnya kalau setiap siswa bertanya pada diri sendiri. Apakah belajar itu sebagai kebutuhan atau kewajiban? Pertanyaan ini akan membangkitkan motivasi belajar siswa. Jika kewajiban dianggap kebutuhan niscaya kemauan dan keinginan belajar siswa menjadi tinggi. Jawaban yang diharapkan semestinya memang belajar sebagai kebutuhan! Kalau kita membutuhkan sesuatu, tentu akan berusaha sekuat tenaga agar yang dibutuhkan itu dapat dipenuhi.
Siswa yang butuh pendidikan akan berusaha belajar agar materi pelajaran dapat ia kuasai. Materi pelajaran akan dimiliki dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan dalam wujud materi belajar dapat diperoleh melalui guru, buku, majalah, surat kabar, internet, bahkan alam yang terkembang ini bisa dijadikan tempat belajar. Bila belajar dianggap kewajiban, orang bisa saja berprinsip asal lepas kewajiban. Memenuhi aturan pemerintah tentang kebijakan wajib belajar. Hal ini tercermin dalam aktivitas keseharian berlangsung mulai berangkat dari rumah untuk belajar di sekolah. Belajar sebagai kewajiban memungkinkan siswa tidak sampai ke tujuan. Melainkan, bolos belajar menjadi suatu pilihan utama.
Banyaknya biaya yang dikeluarkan oleh orang tua untuk kebutuhan pendidikan, seakan bukan menjadi suatu tuntutan yang kelak menjadi hutang. Orang tua tidak akan meminta ganti uang yang telah dikeluarkan untuk anaknya. Namun yang diharapkan orang tua adalah hasil belajar yang memuaskan. Memperoleh nilai yang bagus untuk mengobati jerih payah mereka dalam mencari uang. Tidak ada jalan lain, jika belajar dianggap sebagai kebutuhan, maka siswa harus giat dan tekun dalam belajar. Hasil belajar yang memuaskan akan dipersembahkan kepada kedua orang tua di rumah sebagai pengganti jerih payah orang tua yang sudah bersusah payah menyekolahkan anaknya.
Kegiatan belajar merupakan aktivitas yang paling utama di dalam suatu lembaga pendidikan. Namun, kegiatan belajar baiknya tidak hanya dilakukan di lembaga pendidikan formal saja, tetapi akan lebih baik bahwa “Belajar” itu dapat diimplementasikan di mana saja dan kapan saja. Belajar merupakan suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan perilaku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungan.
Belajar tidak hanya bermanfaat merubah perilaku seseorang saja melainkan ada beberapa hal esensial yang sangat implisit, bahwa belajar seharusnya dapat meningkatkan kesadaran seseorang untuk dapat memahami problematika di sekelilingnya. Memahami fenomena di sekelilingnya hingga mencari solusi merupakan nilai tambah yang harus dilakukan setiap orang agar mereka tidak hanya “mengkonsumsi” begitu saja ideologi yang secara tidak sadar mendoktrin mereka.
Kita tahu bahwa teknologi berkembang sangat pesat sehingga menuntut kita harus dinamis untuk menghadapi fenomena tersebut dengan “belajar”. Di sisi lain, perkembangan teknologi juga mengimplikasi di ranah budaya dan sosial. Perubahan-perubahan perilaku sosial dan budaya masyarakat secara otomatis juga ikut terlibat. Hal ini merupakan tanggung jawab yang harus di pahami bahwa kita harus sepeka mungkin sadar akan problematika ini. seperti yang telah di ungkapkan di atas kesadaran ini bisa di bentuk dengan meningkatkan efektivitas kita dengan “belajar”.

Kalangan tertentu menganggap Pendidikan adalah satu hal yang menjadi suatu kebutuhan. Mengapa? Mereka beranggapan bahwa manusia yang terdidik oleh proses yang dihasilkan dari Pendidikan akan dilihat keberadaan ya atau secara tidak langsung mereka ingin di lihat eksistensinya oleh orang lain.
Orang-orang yang membutuhkan pendidikan akan muncul dengan sendirinya dikarenakan mereka sudah dibiasakan dengan sistem yang mewajibkannya untuk mendapatkan pendidikan. Kondisi yang berbanding terbalik dengan keluarga yang memiliki status strata pendidikan yang tinggi atau sering kita sebut dengan keluarga yang berpendidikan. Paham masyarakat yang beranggapan bahwa pendidikan bisa menaikkan derajat harkat martabat atau status sosial keluarga mereka.
Menumbuhkan rasa dan pandangan mengenai pendidikan harus menjadi kebutuhan, seyogyanya harus diberikan oleh kedua orangtua kepada individu sejak masih kecil atau balita. Hal ini dapat membuat anak-anak tersebut terbiasa atau sudah dibiasakan dengan memandang pendidikan sebagai kebutuhan sampai mereka dewasa nanti. Menumbuhkan rasa untuk membutuhkan pendidikan bisa diciptakan dengan membuat inovasi dan kreativitas dalam belajar sehingga proses belajar dapat menyenangkan. Sehingga banyak anak-anak tersebut tidak ‘terpaksa’ atau merasa dituntut dalam memperoleh pendidikan.
Pendidikan dipandang sebagai sebuah tuntutan maka suatu ilmu yang diraih dari proses pendidikan tersebut akan menjadi sia-sia, sedangkan apabila pendidikan dipandang sebagai kebutuhan maka anak- anak tersebut akan senang dan selalu ingin mendapat ilmu dimanapun dan kapanpun, dikarenakan mereka sudah terbiasa oleh hal-hal tersebut. Hal ini juga berkaitan dengan anggapan bahwa pendidikan adalah sebuah kunci untuk kesuksesan di masa depan.
Anggapan umum mengenai pendidikan seperti, mereka beranggapan bahwa manusia yang memiliki strata pendidikan yang lebih tinggi akan menjadi manusia yang seutuhnya. Kita dapat membedakan pandangan orang terhadap pendidikan antara kebutuhan atau kewajiban dengan melihat pandangan orang tersebut dalam memperlakukan dan cara meraih pendidikan.
Sebelum kita mengajarkan atau mendoktrin individu terlebih dahulu kita harus mencontohkannya adab dalam belajar, hal ini penting karena etika seorang dalam belajar mempengaruhi prosesnya dalam meraih ilmu pengetahuan. Etika dalam pendidikan juga dapat membentuk etika seseorang. Keberhasilan pendidikan adab menuntut ilmu akan melahirkan individu yang memegang kuat adanya nilai dan norma. Pedoman tersebut dapat menjadi pegangan dalam individu untuk mengamalkan ilmu yang diperoleh dari proses pendidikan.
Pendidikan sebagai upaya sadar untuk membentuk manusia seutuhnya dapat berjalan baik dengan berbagai kontribusi dari berbagai pihak seperti lembaga dan orangtua sebagai pengawas dalam proses pendidikan. Menumbuhkan kesadaran untuk pentingnya pendidikan yang dibutuhkan oleh setiap individu. Adab dalam belajar merupakan hal yang sangat krusial dibutuhkan dalam proses pendidikan. Harapannya individu dapat mengamalkan ilmu pengetahuan sesuai dengan nilai dan norma.



Panitia Semarak Geografi 2016

Penanggung Jawab
Destian Budhi Pamungkas (2014)
Latifudin Nur Fauzi (2014)

Ketua
Dheni Miftakhur Rizqiyanto (2014)

Koordinator Lapangan
Prabowo Wijiyono (2015)

Sekretaris
Atika Dian Rahayu (2015)
Bekti Handayani (2014)
                     
Bendahara
  Yuanita Putri Donna Sari (2015)
  Wicka Nur Ngafifah (2014)

Sie Acara
Esti Mei Pangestu               (2014) (koord)
Novita Army Ratnasari         (2014)
Ika Vebrianti (2015)
Nor Rohmad (2015)
Syah Riani Monicawati (2015)
Nurdianta (2015)
  Firda Rizki Amalia (2015)

Sie Humas
Sahrul Akbar 2014) (koord)
Auzaie Ihza Mahendra (2015)
Rahma Puspasari (2015)
Wikhani Ismaya (2014)
Ririn Aldino Puspasari   (2014)
Istriana Nur Rachmawati (2014)

Sie Sponsorship
Trie Kurnia Hapsari           (2014) (koord)
Purno Adhyatmoko             (2014)
Sakti Fahrurozi (2015)
Ayunda Milla Puspita   (2015)
Akib Muamar         (2015)
Rizki Inayatun       (2015)
Iken Yuliani (2015)
Larasatri Nuansari (2015)

Sie Publikasi, Dekorasi, dan Dokumentasi (PDD)
Anna Roswita Sari             (2014) (koord)
Maulana Azka Salsabila (2014)
Roja Nuryana               (2015)
Ahmad Abu Bakar         (2015)
Deddy Akbar Perkasa (2014)
Salsabila Aziesta Ramadhani Haryono (2015)

Sie Perlengkapan
Yasykur Kurnia Ardiyanto (2014) (koord)
Nur Affan Purnomo Jati (2014)
Aji Antoro                         (2014)
Aldi Nova Rahmat Wijaya (2015)
Bayu Adhi Nugroho (2015)
Muhammad Luthfiansyah (2015)

Sie Soal
Roni Marudut Situmorang             (2014) (koord)
Vidya  Arum Pertiwi       (2014)
Dwi Harmini (2014)
Anton Cesar Saputra (2014)
Nuhnia Reny Pertiwi (2015)
Siti Umaroh (2015)
Mitha Safira Nurmaulid (2015)
Isnani Nurkholifah (2014)

Sie Informasi & Pendaftaran
Trima Mustika (2014) (koord)
Rosa Ambar Astiti             (2014)
Rosalyna Indah (2014)
Musfira Akyuni Salsabila (2014)
Anisa Ainurrhmah (2014)
Diva Rinhaida (2014)
Norma Aningtyas Sulistiowati (2015)

Sie Konsumsi
Elin Choirin Nisa (2014) (koord)
Dewi Rahmawati (2014)
Ifa Agestina (2014)
Mashlahatul Ammah Ramdhani (2015)
Windy Kusumaningtyas (2015)
Dwi Budiarti (2014)

Sie Pemandu
Rexy Satria Alfanuha     (2014) (koord)
Melysa Ambarwati (2014)
Indri Astika (2014)
Nanda Ardiyanti                 (2014)
Muhammad Choirul Anwar           (2015)
Ribut Budi Lestari (2015)
Windhita Apsari (2015)
Zuni Setyo Nusanti (2015)
Yusi Prasetyo Wati (2015)
Anggi (2015)
Paulinawati (2014)

Sie Akomodasi
Muhammad Luthfi Fitratama.     (2015) (koord)
Mukhlis Nur Wahid     (2014)
Bimo Sartiowibowo (2014)
Gusela Nanda Nianto (2015)

GEOSPORT 2016


            Himpunan mahasiswa pendidikan geografi kembali mempersembahkan sebuah acara yang tentunya tidak kalah menarik dari Geo Action Week kemarin, ya apa lagi kalau bukan GEOSPORT. Proker yang dinaungi oleh divisi MIBA HMPG ini merupakan ajang untuk menyalurkan bakat dan minat mahasiswa pendidikan Geografi dalam bidang olahraga yang diadakan satu tahun sekali. Geosport bertujuan untuk mempererat hubungan internal Pendidikan Geografi khususnya angkatan 2012, 2013, 2014, dan 2015. Ada banyak pertandingan yang disuguhkan diantaranya bulu tangkis, catur, pes, dan futsal. Salah satu hal yang menarik dari geosport yaitu adanya pertandingan futsal eksibisi untuk para alumini. Pertandingan eksibisi ini tentunya sangat berguna sekali dalam mempererat tali persaudaraan mahasiswa pendidikaan geografi. Ini membuktikan bahwa ikatan persaudaraan di HMPG sangat kuat, meskipun sudah menyandang status alumni tetapi masih dapat berpartisipasi dalam sebuah acara, seperti geoport ini.
            Serangkaian acara geosport dibuka dengan pertandingan catur dan pes tanggal 2 April 2016 di pkm lantai 3. Masing – masing kelas mengirimkan 2 kandidatnya untuk perlombaan catur. Pertandingan catur berlangsung dengan tenang dan cukup menegangkan lain halnya dengan pes yang sangat riuh. Catur dimenangkan oleh Anton 2014B setelah mengalahkan Rasyid 2013A dibabak final. Kemudian disusul oleh Roni 2014A sebagai juara tiga.  Sedangkan pertandingan pes dimenangkan oleh Satria 2013A.
            Keseruan tidak berhenti di ajang lomba catur dan pes saja, tetapi di kejuaraan bulu tangkis yang diseenggarakan di balai desa Karanggayam, Sabtu, 3 April 2016 pukul 09.00 WIB. Pertandingan ini berlangsung meriah karena banyaknya suporter yang datang untuk mendukung timnya masing – masing. Masing – masing kelas mengirimkan 2 orang, satu laki – laki dan satu perempuan untuk mengikuti ajang ini. Suara riuh supporter saling bertautan ketika tim mereka saling berebut mengejar poin. Meskipun masing – masing tim mempunyai keunggulan tetapi dalam suatu pertandingan tentunya ada yang menang dan kalah. Jaura pertama ajang bulutangkis diraih oleh 2015B,  juara dua 2014A, dan ketiga 2014B.
            Acara geosport ditutup dengan pertandingan futsal tanggal 23 dan 24 April di Telaga 2. Dari pertandingan sebelumnya, mungkin futsal dapat dibilang pertandingan yang paling ditunggu dan meriah dengan supporter masing – masing tim yang semangatnya tidak kalah dengan para pemain. Meskipun supporter berlangsung riuh tetapi mereka tetap menjaga etika, seperti halnya supporter dari 2014A yang menjadi best supporter. Pertandingan futsal berlangsung seru. Di tanggal 23 menyisahkan tim dari 2012B, 2014B, 2014A, dan 2015B menuju babak semi final yang akan diadakan tanggal 24 di Telaga 2 bersamaan dengan pertandingan eksibisi untuk alumni.
            Di semifinal sendiri, pertandingan dibuka dengan 2015B melawan 2014A dan 2012B melawan 2014B. Setelah melewati serangkaian pertandingan, akhirnya tim dari 2012B tampil sebagai juara 1 pertandingan futsal dengan kostum kebanggan berwarna putih merah. Juara tiga diperoleh 2014B, dan juara dua 2015B sekaligus menjadi juara umum. Selamat untuk tim yang sudah menang, bagi yang belum jangan patah semangat masih banyak kesempatan lain

GEO ACTION WEEK 2016


Yogyakarta, divisi Litbang dari Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi dengan bangga menyelenggarakan acara Geo Action Week yang kedua, acara ini merupakan salah satu agenda yang diselenggarakan oleh Litbang untuk memperingati hari Bumi dan juga hari jadi HMPG. Geo Action Week bertujuan untuk mempererat hubungan internal Pendidikan Geografi khususnya angkatan 2013, 2014, 2015 serta membuat mahasiswa geografi agar lebih berani mengekspresikan bidang keilmuannya dalam berbagai lomba yang diselenggarakan, seperti yang disampaikan oleh sdr. Destian Budhi Pamungkas selaku ketua HMPG dalam sambutannya bahwa ‘aksi mahasiswa tidak harus turun ke jalan, aksi mahasiswa bisa dilakukan dengan kegiatan yang lain lebih produktif seperti mengikuti lomba debat, LKTI, maupun poster, hal ini jauh lebih bermanfaat’.

Kegiatan ini mengusung tema “Satukan Aksi Untuk Bumi Bersama Geografi”. Kegiatan ini meliputi 3 rangkaian, yaitu lomba LKTI, Debat dan Pensi. Kegiatan ini dilaksanakan dalam waktu 2 hari yaitu kamis dan jum’at (21-22 April 2016) bertempat di ruang Cut Nyak Dien (CND). Pada hari pertama acara dimulai pukul 10.30-16.00 WIB dan hari kedua pukul  11.00-selesai. Lomba debat dilaksanakan pada hari pertama, 21 April 2016 sedangkan lomba LKTI dan poster dilaksanakan pada hari Kedua, kemis 22 April 2016. Peserta lomba diikuti oleh semua angkatan. Masing-masing kelas mengirimkan untuk mengikuti lomba LKTI 3 orang, debat 3 orang dan untuk poster 1 orang.

Acara ditutup dengan pengumumuman para pemenang lomba debat, LKTI, dan poster lalu dilanjutkan oleh pemotongan tumpeng sebagai simbol peringatan hari jadi HMPG. Pemenang lomba LKTI juara 1 dari 2014B, juara 2 dari 2015B dan juara 3 dari 2015 A. Lomba poster juara 1 dimenangkan oleh 2014 A, Juara 2 oleh 2014 B dan juara 3 dari 2015 A. Untuk pemenang juara umum diraih oleh 2014 B.

- Copyright © Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -