Gunung Merapi



Gunung Merapi merupakan gunung api termuda dalam rangkaian gunung berapi yang mengarah ke selatan dari Gunung Ungaran. Seperti kebanyakan gunung api lainnya Gunung Merapi terbentuk karena adanya aktivitas zona subduksi di selatan pulau jawa. Gunung yang memiliki ketinggian sekitar 2.968 meter di atas permukaan laut berada di kawasan provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Lereng sisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dan sisanya berada provinsi Jawa Tengah yaitu Kabupaten Magelang pada sisi barat, Kabupaten Boyolali di sisi timur dan utara serta Kabupaten Klaten di sisi tenggara.
Pada akhir Oktober dan awal November tahun 2010 lalu terjadi aktivitas erupsi yang sangat besar dibandingkan dengan erupsi yang lalu-lalu. Peristiwa Erupsi tersebut sampai memakan ratusan korban jiwa bahkan juru kunci merapi yaitu mbah maridjan pun menjadi korban amukan Gunung Merapi tersebut. Salah satu keunikan letusan atau erupsi Gunung Merapi adalah mengeluarkan awan panas atau wedhus gembel (sebutan jawa) yang mampu menyapu setiap yang di terjangnya.
Dampak lain dari erupsi tersebut adalah hujan abu di beberapa wilayah di Pulau Jawa. Abu vulkanik yang dihasilkan oleh erupsi Gunung Merapi terbawa angin sehingga dapat tersebar hingga wilayah Purworejo, Purbalingga bahkan sampai ke beberapa daerah di Jawa Barat. Para peneliti dan ahli-ahli kesehatan mengatakan bahwa bahan phiroklastik yang ada dalam abu vulkanik tersebut berbentuk bergerigi dan memiliki sisi-sisi yang tajam. Hal itu tentu saja sangat berbahaya jika sudah masuk dalam sistem pernapasan manusia.
Setelah erupsi-erupsi yang mengeluarkan awan panas yang mematikan mereda aktivitas vulkanik juga menurun namun ancaman bagi warga sekitar gunung belum berakhir. Erupsi yang sangat besar tentu saja akan mengeluarkan material-material yang melimpah pula. Banyak sungai-sungai yang berhulu di kaki Gunung Merapi dipenuhi material sehingga berisiko terjadi banjir lahar dingin saat hujan mengguyur kawasan puncak merapi. Hal itu tidak dapat dicegah, sejumlah daerah di sekitar kali putih, kali gendol bahkan kali code pun penuh dengan pasir dan bebatuan.

Suryo Baskoro
Kabid MIBA HMPG 2012

No comments:

Powered by Blogger.