Setetes Darah untuk Sesama

Jum’at siang setelah shalat Jumat, 16 Maret 2012, rumah petak biru atau mabes HMPG sudah dipadati oleh mahasiswa yang mempunyai keinginan mulia. Mereka akan bebagi darah bagi orang yang lebih membutuhkan. Yap, mereka mengikuti acara donor darah yang diadakan HMPG dikompleks ormawa FIS hari itu. Kegiatan yang bertemakan “You will never lost what You give” ini diselenggarakan oleh Kesvoma (Kesejahteraan dan Advokasi Mahasiswa) HMPG FIS UNY yang bekerjasama dengan PMI kota Yogyakarta.

Anggoro Buana Praja Murti (geografi 2011), staff Kesvoma sekaligus penanggung jawab kegiatan donor darah ini menuturkan bahwa tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk membangkitkan rasa sosial atau kepedulian mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi khususnya dan mahasiswa FIS pada umumnya terhadap orang-orang yang membutuhkan uluran tangan mereka. Selain itu, kegiatan ini juga bermaksud untuk turut serta memberikan kontribusi kepada PMI kota Yogyakarta. Sasaran diselenggarakannya kegiatan donor darah ini yaitu mahasiswa jurusan pendidikan geografi dan semua mahasiswa FIS, tetapi kegiatan ini juga terbuka untuk umum.

Kegiatan donor darah ini cukup mendapat respon positif dari para mahasiswa. Terbukti dengan banyaknya peserta yang mendaftar sebagai pendonor walaupun siang itu suasananya cukup gerah karena matahari bersinar terik. Diantara banyaknya peserta yang mendaftar hanya beberapa yang dapat mendonorkan darahnya. Hal ini dikarenakan ada beberapa persyaratan atau criteria bagi pendonor untuk dapat mendonorkan darahnya seperti berat badan, keadaan Hb dan kondisi kesehatan orang yang akan mendonorkan darah. Sebagian besar dari mereka tidak dapat mendonorkan darah karena kondisi Hb yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dan kurang tidur. Sehingga dari 48 calon pendonor hanya 19 orang yang dapat mendonorkan darahnya.

Beberapa pendonor yang berhasil lolos dalam persyaratan yang diajukan memberikan sedikit komentarnya. Salah satunya Lulut Al Huda (Geografi 2011), mengatakan bahwa motivasi ikut kegiatan donor darah ini yaitu untuk kesehatan, memperbaharui darah dalam tubuh, dan beramal. Mahasiswa pendidikan geografi semester 2 ini menuturkan bahwa ini kedua kalinya dia mengikuti donor darah, walaupun pada saat mendonorkan darahnya terasa sakit tetapi dia merasa puas telah mendonorkan darah karena dia merasa berarti untuk orang lain. Dia berharap kegiatan donor darah ini tidak hanya dilingkungan FIS tetapi dapat lebih dikembangkan lagi sasarannya ke fakultas-fakultas lain.

Jumlah pendaftar yang ingin mendonorkan darah walau ‘hanya’ 48 orang, tetapi ini sudah melewati target dari yang diharapkan oleh panitia acara. Hal ini, bisa dimengerti karena penyelenggara acara menyadari, ditengah budaya cuek dan apatis anak muda khususnya mahasiswa terhadap kebutuhan dan kepentingan orang lain yang membutuhkan. Akan sedikit susah untuk menarik minat pendonor dikalangan anak muda khususnya mahasiswa.

Dan dengan jumlah pendonor ini, kita bisa menilai bahwa mahasiswa Pendidikan Geografi maupun mahasiswa FIS yang dengan segala urusan dan kesibukannya. Masih bisa menyempatkan berbagi dengan orang yang lebih membutuhkan. Dalam hal ini mereka berbagi unsur pembangun terpenting dalam kehidupannya, yaitu darah.

“You will never lost what You give” darah yang kamu berikan akan kembali kepadamu, entah kapan dan dalam bentuk apa.

No comments:

Powered by Blogger.