BIAYA PENDIDIKAN YANG MENCEKIK PIKIRAN

Menyesakkan dada memang ketika kita berhenti di sekitar lampu merah ataupun ketika kita sedang melintasi jalan raya dan melihat anak- anak yang seharusnya masih duduk di bangku sekolah harus rela berada di jalanan demi mengais rejeki untuk biaya sekolah mereka. Mungkin inilah dampak dari kenaikan biaya pendidikan di Negara kita meskipun sekarang pemerintah mencanangkan program sekolah gratis tetapi faktanya masih ada saja sekolah- sekolah yang masih mengenakan biaya kepada anak didiknya dengan alasan pengembangan kualitas.

Selain itu kenyataan yang lainnya adalah ketika pemerintah memang benar- benar menaikkan biaya pendidikan banyak sekali rakyat yang berteriak dan menangis karena mahalnya biaya pendidikan dan mereka tidak mampu untuk membayarnya.

Mungkin maksud pemerintah menaikkan biaya pendidikan yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang tidak mampu dan menaikkan kualitas pendidikan di Indonesia, tetapi sayang perkiraan itu melenceng sebab naiknya biaya pendidikan malah akan semakin memperburuk rakyat Indonesia yang seharusnya bisa menerima pendidikan malah sebaliknya tidak dapat menerima karena mereka tidak mampu membayar.

Dengan melihat kenyataan seperti itu pemerintah mengadakan dana BOS ( bantuan Oprasional Sekolah ) untuk tingkat dasar, sedangkan untuk perguruan tinggi di sediakan BBM dan bidik misi tetapi sayangnya dana tersebut belum begitu maksimal sebab terkadang mereka salah sasaran yang seharusnya tidak menerima malah menerima dan yang seharusnya menerima malah tidak menerima. Apakah seperti ini gambaran pendidikan di Negara kita dengan kebijakan dan solusi bagaimanakah agar rakyat Indonesia bisa mengenyam pendidikan yang sepantasnya.

Dian Oktavina

(Litbang HMPG 2012)

No comments:

Powered by Blogger.