Popular Post

2 May 2012

Indonesia merupakan salah satu Negara yang menyumbang banyak bagi pertumbuhan penduduk dunia, lebih dari 1 juta bayi dilahirkan selamat setiap bulannya. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan penduduk di Indonesia tinggi sehingga akan berdampak pada masalah – masalah kependudukan lainnya. Pertumbuhan penduduk yang tinggi tersebut akan mempengaruhi pembangunan di Indonesia. Jumlah penduduk yang banyak dapat mengakibatkan dua dampak yaitu dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif dari banyaknya jumlah penduduk adalah mudah memperoleh tenaga kerja yang murah namun, dampak negatif yang terjadi adalah sebagian besar jumlah penduduk yang memiliki pendidikan rendah akan menghambat proses pembangunan yang terjadi karena dengan pendidikan yang rendah maka penduduk Indonesia akan semakin tertinggal dari bangsa lain. Pertumbuhan penduduk yang tinggi akan memerlukan usaha yang besar untuk mempertahankan suatu tingkat kesejahteraan rakyat tertentu didalam memenuhi kebutuhan pokok seperti: makanan, perumahan, pakaian, pekerjaan, pendidikan dan kesehatan. Kebutuhan – kebutuhan pokok tersebut akan semakin meningkat akibat adanya pertambahan penduduk, namun sangat disayangkan kebutuhan pokok tersebut sampai sekarang masih belum dapat dinikmati oleh penduduk kalangan bawah sehingga banyak penduduk kalangan bawah yang mengalami masalah kemiskinan dan kekurangan pangan. Apakah kedua masalah ini dapat terselesaikan??

Penanganan terhadap kedua masalah tersebut tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, namun tanggungjawab semua orang yang berada di dalam wilayah negara tersebut. Diperlukan adanya pemahaman bahwa konsep “banyak anak banyak rejeki” sekarang ini sudah tidak dapat diterapkan lagi, yang terjadi sekarang ini adalah banyak anak maka akan semakin banyak tanggungan yang akan ditanggung. Ketika didalam diri setiap individu telah tertanam mindset bahwa banyak anak tidak akan selalu banyak rejeki maka dapat meminimalisir tingkat kelahiran yang semakin tinggi tersebut. Indonesia merupakan salah satu negara dengan 37% jumlah penduduk berusia produktif. Hal tersebut tentunya akan sangat mempengaruhi pertumbuhan penduduknya, jika penduduk yang berusia produktif tersebut memilih untuk melakukan pernikahan muda, maka yang terjadi adalah semakin banyak bayi yang dilahirkan secara hidup. Umur produktif merupakan umur dimana seorang wanita akan memiliki kemampuan melahirkan selamat lebih tinggi dibandingkan dengan umur – umur lainnya.

Kurang pahamnya remaja terhadap kesehatan reproduksi mereka juga sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan penduduk di suatu negara. Dengan pengetahuan yang minim banyak remaja yang akan mudah merasa penasaran terhadap hal – hal yang seharusnya tidak mereka lakukan di umur mereka ini. Sehingga diperlukan kerjasama antara pemerintah, masyarakat, sekolah dan keluarga untuk selalu memberikan informasi dan pengetahuan terhadap remaja agar tidak terjadi hal – hal yang tidak diinginkan.

Beberapa penjelasan diatas tentunya tidak akan mampu mencakup semua aspek yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk. Pertumbuhan penduduk merupakan tanggungjawab bersama, sehingga diperlukan adanya kerjasama yang kuat antara semua pihak agar pertumbuhan penduduk tersebut tidak menimbulkan banyak permasalahan – permasalahan seperti sekarang ini. J

2 Responses so far.

  1. Anonymous says:

    boleh juga. tapi setidaknya agar sedikit valid, karena ini berbau keilmuan, setidaknya ada sumber kutipan yg dicantumkan.

  2. ok.. terimakasih :) masukan buat kami.

- Copyright © Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -