Eksplorasi Ekologi, Bayat, Klaten

Eksplorasi Ekologi yang dilaksanakan di Bayat, Klaten 2/6 kemarin diwarnai dengan berbagai kendala-kendala yang belum sempat terpikirkan oleh panitia. Tentang kehadiran peserta yang sedikit terlambat tidak terlalu menjadi kendala bagi panitia. Karena panitia sudah mengantisipasinya yaitu dengan mencantumkan jam pemberangkatan lebih awal, tepatnya pukul 07.00 WIB. Tetapi, di luar itu masih banyak kendala-kendala yang dihadapi oleh panitia. Kendala tersebut diawali dengan nyasarnya bus pertama karena kurangnya komunikasi dengan panitia. Keterlambatan datangnya bis pertama di UNWIDA menyebabkan penyampaian materi yang diberikan oleh Bpk. Udia Haris Hadori Maulana, salah satu dosen dari jurusan pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Sosial, UNY sangat terbatas karena terbatasnya waktu yang tersedia. Selain keterbatasan waktu untuk pemateri, hal itu juga berimbas pada berubahnya susunan acara yang telah disusun oleh panitia. Salah satu imbasnya yaitu ada satu lokasi, tepatnya Rowo Jombor menjadi tidak sempat dikunjungi sehubungan dengan waktu yang tidak memungkinkan. Akhirnya, panitia dan peserta hanya sekedar lewat di sekitar Rowo Jombor ketika akan menuju lokasi selanjutnya.

Lokasi terakhir yang dikunjungi adalah watuprau. Di sana panitia mengalami kendala yang sangat tidak terduga, yaitu menghilangnya Bpk. Hadori. Beberapa panitia berusaha menghunbungi beliau, tapi mereka kesulitan untuk menghubunginya. Beberapa menit kemudian, Bpk. Hadori muncul dengan santai. Setelah dikonfirmasi, ternyata beliau sedang mencari teh botol, tapi beliau merasa kesulitan dan tidak kunjung menemukan. Akhirnya, beliau bisa mendapatkan teh botol yang sedang dicari-carinya tersebut setelah diberi oleh peserta.
Kendala-kendala tersebut disebabkan karena tidak adanya koordinator lapangan yang bisa mengatur jalannya kegiatan di lapangan ketika acara sedang berlangsung. Sampai-sampai malah ada paserta yang menjadi penunjuk jalan.

Tetapi, terlepas dari banyaknya kendala-kendala tersebut, acara ini bisa dikatakan cukup berhasil. Dilihat dari banyaknya peserta yang mengikuti acara tersebut, yaitu sebanyak 64 dari target 70 orang. Peserta yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya berasal dari FIS saja, tapi juga dari FMIPA, FIK dan juga peserta dari luar UNY, seperti UNWIDA dan UNNES yang turut mengikuti Eksplorasi Ekologi tersebut.
Kegiatan Eksplorasi Ekologi yang diadakan oleh HMPG tersebut juga bekerja sama dengan IMAHAGI. Dan kerjasama ini memberikan keuntungan untuk keduanya. Dari pihak IMAHAGI juga berterima kasih kepada HMPG karena dengan kerjasama tersebut, salah satu proker dari IMAHAGI juga ikut terlaksana. Selain itu, panitia juga merasa diuntungkan karena dengan kerjasama tersebut, mereka bisa mendapatkan sedikit pemasukan.

Kharisma Nasionalita
Staff Jurnalistik dan Informasi

No comments:

Powered by Blogger.