Popular Post

10 Jun 2012


Desa saat ini menjadi pelampiasan rasa nyaman bagi masyarakat kota. Betapa tidak, hampir kebanyakan masyarakat kota yang sukses maupun tidak kebanyakan berasal dari orang desa. Desa merupakan tempat asal lahir banyak orang kota. Desa sebenarnya menyediakan banyak lapangan kerja bagi orang kreatif, tanpa harus bermigrasi ke kota.

Desa banyak menyediakan pangan bagi kita. Mulai dari usaha pertanian maupun peternakan tetap berkembang di desa. Kita sangat mudah mengambil pangan dari desa, sebaliknya bila kita berada di kota kita perlu uang untuk makan.

Untuk energi, hampir semua bahan bakar di desa bisa berkembang. Mulai dari kayu bakar, minyak tanah hingga solar. Namun bila di kota, kita harus menggunakan energi yang praktis, bersih serta ramah lingkungan. Itupun bila mudah didapat dan tentunya, punya uang. Soal air juga sama, desa menyediakan air bersih berlimpah bagi penduduknya. Namun bila di kota butuh air bersih, harus lewat korporasi penyedia air yang layanannya berbelit-belit dan tidak gratis.

Masalah kesibukan, desa tentu tempat yang paling sibuk untuk semua makhluk hidup. Hewan, tumbuhan maupun manusia menyibukkan sendiri sesuai dengan rutinitasnya. Kita bebas melakukan apa saja sesuai dengan yang kita mau. Kalau dikota, yang justru membuat sibuk yaitu benda-benda dan aturan yang dibuat manusia. Suara deru kendaraan bermotor, kebisingan mesin, polusi serta manusia-manusia yang terpaku jadwal.

Desa juga merupakan pencegah terjadinya bencana bagi wilayah perkotaan. Bila wilayah hulu yang umumnya terletak di desa itu rusak atau longsor, maka banjir bisa mudah terjadi di daerah perkotaan. Desa, terutama yang terletak di pinggir kota, merupakan pemasok oksigen utama bagi perkotaan.

Yang menjadi masalah saat ini adalah desa menjadi kepentingan pemilik modal masyarakat kota. Bangunan-bangunan yang didirikan para pemilik modal merusak alam pedesaan. Sehingga bila ini dibiarkan terus-menerus, maka ekosistem pedesaan rusak. Ini berpengaruh pada Daerah Aliran Sungai yang outletnya terutama berada di daerah perkotaan. Keseimbangan antara desa dan kota terganggu, dan harusnya pemerintah di kedua wilayah tersebut bersatu dan mengatasi segala pemasalahan yang ada antara desa dengan kota.

Arief Laksono

Staff Litbang HMPG

- Copyright © Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -