Popular Post

26 Sep 2012


ABSTRAK

APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
UNTUK ESTIMASI TINGKAT KERENTANAN BANJIR
DI SEKITAR ALIRAN SUNGAI CODE KOTA YOGYAKARTA

Oleh:
Akhmad Ganang Hasib, Janu Muhammad, Lulut Al Huda,
Wisnu Putra Danarto


Sungai Code yang mengalami pendangkalan akibat banjir lahar hujan Gunung Merapi membawa dampak pada kondisi wilayah di sekitar sungai maupun Sungai Code sendiri. Pendangkalan tersebut disebabkan karena material yang terbawa arus banjir saat musim hujan menyebabkan Sungai Code semakin dangkal, sehingga muka air akan semakin tinggi dan menambah risiko kerentanan banjir Sungai Code. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kerentanan banjir di sekitar aliran SungaiCode Kota Yogyakarta serta mengetahui distribusi tingkat kerentanan banjir di sekitar aliran Sungai Code Kota Yogyakarta dengan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Geografis.
Variabel bebas meliputi : ketinggian tanggul, penggunaan lahan, kemiringan lereng dan tanggul, tekstur tanah, curah hujan,  jarak sungai ke permukiman, lebar sungai, dan morfologi sungai (bentuk lahan). Sedangkan, variabel terikatnya yaitu kerentanan banjir. Model dari penelitian ini menggunakan model penelitian teknik kuantitatif. Peneliti melakukan dengan memanfaatkan data-data yang ada dan diproses dari data input hingga menghasilkan output pemetaan secara digital. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Juli 2012 dengan mengambil lokasi di sekitar aliran Sungai Code Kota Yogyakarta. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah skoring. Artinya, dilakukan pemberian skor terhadap variabel bebas. Dari skoring tersebut, akan didapatkan analisis kerentanan sungai, mulai dari skor paling bawah sampai paling atas. Kemudian akan dipakai dalam aplikasi Sistem Informasi Geografis ini digunakan metode overlay yaitu proses penyatuan data dari lapisan layer yang berbeda. Secara sederhana overlay disebut sebagai operasi visual yang membutuhkan lebih dari satu layer untuk digabungkan secara fisik.
Berdasarkan skoring dan overlay tersebut menunjukan skor tertinggi ialah 16 sedangkan skor terendah ialah 10. Dari hasil penskoran diperoleh hasil kelas tidak rentan banjir ialah ≤ 11, klas potensi sedang pada interval 12-13, dan klas potensi tinggi ialah ≥ 14. Wilayah yang berada disepanjang sungai Code kota Yogyakarta termasuk dalam tingkat kerentanan sedang-tinggi. Penggunaan lahan disepanjang aliran sungai Code Yogyakarta belum ideal karena didominasi oleh permukiman yang meningkatkan kerentanan terhadap banjir. Ruang terbuka hijau dapat mengurangi tingkat kerentanan suatu wilayah terhadap banjir.


Kata kunci: Banjir, SIG, dan Sungai Code

4 Responses so far.

  1. Tulisan diatas sangat menarik, saya juga memiliki tulisan serupa mengenai Geography Information System, kunjungi balik ya di Tentang GIS Terimakasih.

- Copyright © Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -