Donor Darah Kesvoma HMPG 2013


Nilai Plus Kebaikan bagi Diri Sendiri dan Bantuan Besar bagi Sesama

SOROTKLIK GAMBAR. untuk memperbesar


PMI



cihuii






 
Penyelenggara Donor Darah 2013 ikut donor




Jumat, 15 Maret 2013, bertempat di Sekretariat HMPG (Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi) FIS (Fakultas Ilmu Sosial) telah dilaksanakan kegiatan pertama dari bidang Kesvoma HMPG FIS UNY 2013 yaitu berupa kegiatan donor darah. Kegiatan ini dimulai pada pukul 13.30 WIB sampai dengan pukul 16.30 WIB. Dibutuhkan waktu sekitar 3 jam untuk mengkoordinir serta pengambilan darah dari pendonor oleh tim PMI (Palang Merah Indonesia).
Tim PMI yang bertugas untuk mengambil darah para pendonor pada hari ini adalah tim dari PMI (Palang Merah Indonesia) Kota Yogyakarta. Akan tetapi, Ibu Ika sebagai salah satu dari Tim PMI yang bertugas mengatakan bahwa Dokter yang sebenarnya biasa untuk menangani acara donor darah ini berhalangan untuk hadir, sehingga digantikan oleh petugas PMI. Dalam acara kali ini, ada sebanyak 5 orang petugas PMI yang bertugas. Kelima petugas PMI itu meliputi ibu Ika, mbak Lilis, mbak Refi, mbak Dian, dan bapak Sumirat.
Ada beberapa syarat dan kriteria yang ditetapkan oleh pihak PMI kepada calon pendonor darah. Kriteria dan syarat tersebut yaitu berat badan calon pendonor minimal 50kg serta tensi atau tekanan darah calon pendonor harus minimal 110/70 dan maksinal 150/90. Lalu, ada pula beberapa kendala yang biasanya sering dihadapi oleh calon pendonor darah untuk mendonorkan darahnya. Kendala tersebut misalnya tidak diperbolehkan mengikuti donor darah bagi calon pendonor yang sedang datang bulan, sedang kurang fit kondisi badannya, dan yang sedang mengkonsumsi obat, baik itu obat herbal, maupun jenis obat-obatan yang lain.
Peserta pemeriksaan dan donor darah pada hari ini terdiri dari para mahasiswa, tidak hanya dari prodi pendidikan geografi saja, tetapi dari prodi-prodi lain di Fakultas Ilmu Sosial juga ada yang ikut mendonorkan darahnya, serta ada dua peserta yang berasal dari Universitas Islam Indonesia (UIN). Dari daftar jumlah pendonor darah didapatkan informasi bahwa ada sebanyak 53 calon pendonor darah yang mengikuti tes syarat dan kriteria. Akan tetapi, dari kelima puluh tiga orang tersebut, yang lulus tes syarat dan kriteria sehingga dapat mendonorkan darahnya hanya sebanyak 30 orang. Jadi pada hari ini pihak PMI yang bertugas dapat mengumpulkan dan menerima pasokan darah dari para pendonor sebanyak 30 kantong darah.
Dari kelima puluh tiga calon pendonor yang mendaftar, tetapi hanya 30 yang terpilih untuk  dapat diambil darahnya, alasan pihak PMI untuk hal tersebut sebab memang harus ada syarat tertentu dalam melakukan pendonoran darah ini, untuk calon pendonor yang belum memenuhi persyaratan mohon maaf, memang harus ditolak karena yang dicari adalah darah yang kualitasnya terbaik dan harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, sehingga tidak asal mengambil darah saja tanpa mengikuti persyaratan tersebut.
Harapan dan pesan dari tim PMI yang bertugas diwakili oleh ibu Ika yaitu, “Tim PMI akan terus menunggu kapan HMPG dan organisasi yang lainnya mengadakan acara donor darah seperti ini lagi karena di luar sana masih menumpuk-numpuk orang-orang yang membutuhkan darah, tetapi belum bisa untuk mendapatkan pasokan darah, terutama untuk HD seminggu dua kali mesti jelas dibutuhkan oleh orang-orang yang darahnya harus dicuci, serta belum untuk yang lain-lain seperti pasien yang membutuhkan darah untuk operasi, dan yang HD-nya rendah. Nanti dari sini, darah-darah yang telah terkumpul itu akan dikarantina, masuk laboratorium dulu untuk dicek hepatitis B, C, HIV CDML. Setelah lulus tes laboratorium, baru akan diberikan kepada yang membutuhkan. Biasanya untuk wilayah Yogyakarta akan dipasok ke Rumah Sakit Pantih Rapih Bathesda, PKU RS kota, dan Rumah Sakit lainnya yang membutuhkan. Darah yang masuk bermacam-macam golongan; ada A, AB, B, dan O. Kebetulan tadi yang diambil oleh pihak PMI adalah triple, karena trombosit yang untuk demam berdarah sedang kosong, makanya bisa untuk PRT (dipakai untuk menaikkan debit darah dan untuk orang-orang yang pendarahan), dan bisa untuk trombosit (digunakan oleh orang-orang yang sakit DBD), sehingga satu donor bisa untuk dua nyawa.”
          Tim dari PMI mengucapkan terima kasih atas acara donor darah yang diadakan oleh HMPG 2013 dan pihak PMI berharap bisa kembali dipanggil lagi ke HMPG untuk waktu selanjutnya dan acara berikutnya. 
             Terima kasih untuk semuanya atas partisipasinya telah mensukseskan kegiatan kemanusiaan ini, semoga dapat pahala dari yang kuasa. amiin

penulis : Nitya
Powered by Blogger.