Popular Post

30 Jun 2013

Energi termal atau energi panas adalah energi internal keseimbangan termodinamika yang sebanding dengan suhu mutlak dan dipindahkan sebagai panas dalam proses termodinamika. Pada tingkat mikroskopis dan dalam kerangka teori kinetik, energi termal merupakan total energi rata-rata ada dalam kinetik sebagai hasil dari gerakan acak dari atom dan molekul, yang menghilangkan nol mutlak.

Energi termal ini merupakan bagian dari energi potensial total dan energi kinetik dari suatu benda atau sampel benda yang menghasilkan suhu sistem. Jumlah energi termal ini sulit untuk ditentukan kecuali benda tersebut telah mencapai suhu melalui pendinginan, dan tidak menjadi sasaran untuk bekerja input atau output, atau energi-perubahan lainnya dalam proses tersebut. Energi internal sistem, juga sering disebut energi termodinamika, termasuk bentuk lain dari energi dalam suatu sistem termodinamika di samping energi panas, yaitu bentuk energi potensial yang tidak mempengaruhi temperatur, seperti energi kimia yang tersimpan dalam struktur molekul dan elektronik, interaksi antarmolekul terkait dengan perubahan fase yang tidak mempengaruhi suhu (yaitu, energi laten), dan energi ikat nuklir yang mengikat sub-atom partikel benda.

Energi panas / termal ini dihasilkan dan diukur oleh panas apapun. Hal ini disebabkan oleh peningkatan aktivitas atau kecepatan molekul dalam substansi, yang disebabkan oleh suhu yang meningkat pula. Ada banyak sumber daya alam yang banyak mengandung energi panas di Bumi, menjadikannya sebagai komponen penting dari energi alternatif.

Hukum termodinamika menjelaskan bahwa energi dalam bentuk panas dapat dipertukarkan dari satu objek fisik ke objek fisik yang lain. Misalnya, meletakkan api di bawah panci air akan menyebabkan air memanas sebagai akibat dari gerakan molekul meningkat. Dengan cara itu, panas, atau energi termal, api, sebagian ditransmisikan ke air.

Memahami prinsip-prinsip termodinamika telah memungkinkan manusia untuk memanfaatkan sumber daya alam panas untuk menciptakan energi termal dari berbagai sumber. Matahari, laut, dan sumber panas bumi seperti geyser dan gunung berapi, semua bisa menjadi sumber energi panas.

Manusia mencoba untuk beralih ke bentuk energi alternatif yang berkelanjutan, bukan sebagai sumber bahan bakar fosil yang cepat habis, banyak perhatian telah difokuskan pada peningkatan metode untuk memanfaatkan energi panas untuk aktivitas tenaga manusia.

Tenaga panas matahari merupakan salah satu yang paling umum digunakan dalam energi termal. Tenaga surya yang tersedia akan terkumpul ketika matahari terlihat di langit, para ilmuwan telah mengembangkan berbagai cara untuk menyimpan dan menggunakan daya serap energi surya ini yaitu menggunakan perangkat solar, misalnya solar panel.

Contoh kecil, kita dapat menemukan energi termal ketika kolam renang pada siang hari akan menempatkan suhu rendah dan pengumpulan energi panas dari matahari atau di sekitar air. Dengan menyerap sinar matahari dan mendistribusikannya ke air, maka suhu kolam tersebut akan meningkat sepanjang hari dan setelah matahari terbenam.

Solar panel, kolam penguapan, dan sistem canggih lainnya dapat melakukan fungsi ini pada tingkat yang lebih luas dan menciptakan daya yang cukup disimpan untuk menjalankan sebuah pabrik atau bahkan kota di tenaga panas matahari.


 







 

Sumber: http://id.shvoong.com

- Copyright © Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -