Popular Post

Archive for July 2013

Penugasan OSPEK Jurusan Pendidikan Geografi 2013

Individu:
  1. Cocard (Bentuk bebas asal bukan kotak dan bulat. Foto bersama anggota keluarga.)
  2. False list
  3. Buku kenal (Ukuran 4R dengan sampul foto pribadi, isi minimal 20 lembar)
  4. Pulpen bermerk ‘Tema Ospek” + Note book twin wren  bermerk “Tema Ospek”
  5. Minuman daerahku
  6. Kado silang non-makanan seharga tahun lahir, dibungkus dengan koran bertanggalkan hari air
  7. Dua lembar permadani intelektual bertanggalkan hari lingkungan hidup
  8. Print Screen tanda bukti follow blog, Joint Group,  follow twitter HMPG FIS UNY dan foto dengan bibit pohon yang sudah ditanam dalam satu lembar HVS
  9. Surat Cinta untuk panitia, berperangko coklat dengan amplop merah putih
  10. Air mentah 1,45678 L
  11. Artikel mengenai hari bumi 543, 456 kata .
  12. Lembar pengamatan bibit pohon.
  13. Kupon dari PIM

Kelompok:

  1. Artikel nama gugus, 422,234578691 kata.
  2. Tanaman hias dengan ukuran  pot  201,399 mm
  3. Rosa Sp
  4. Adenium obesium
  5. Aloe barbadensis milleer
  6. Anthurium crystallinum lindi
  7. Sansevieria trifasciata
  8. Obat-obatan:
  9. Antangin
  10. Alkohol
  11. Geliga
  12. Plester + Kasa
  13. Conterpain
  14. Salonpas
  15. Betadin

Baksos Individu :

  1. Uang koin 1000an 15 tahun setelah kalian lahir  (1)
  2. Uang koin baru bunga melati   (2)
  3. Uang  koin baru  jalak bali (3)
  4. Uang koin baru kakak tua (4)
  5. 2 Buah Mie Aladin duo
  6. Gula  0,543210 Kg
  7. Beras 0,567820 Kg
  8. Kardus Indomie caw late
  9. Pensil kuda terbang kelompok 1-3
  10. Bolpoin  cagak motor  kelompok 4-7
  11. Buku world light 38 lembar
  Baksos Kelompok: 
  1. Al Quran 
  2. Minyak 0,987654321 liter 
  3. Kata – kata motivasi dalam kertas 8,27 inci x 11,69 inci
<!--[if gte mso 9]> <![endif]
-->
Tag : ,

Kajian Ruang Terbuka Hijau kampus UNY

Ruang terbuka hijau atau sering disingkat RTH itu sebenrnya suatu bentuk pemanfaatan lahan pada satu kawasan yang diperuntukan untuk penghijauan tanaman.

Ruang terbuka hijau yang ideal adalah 30% dari luas wilayah, selain sebagai saranalingkungan juga dapat berfungsi untuk perlindungan habitat tertentu atau budidaya pertanian dan juga untuk meningkatkan kualitas atmosfer serta menunjang kelestarian air dan tanah. Berita baiknya, kota Jogja kita ini untuk RTH sudah terpenuhi lho. Data ini di dapat sewaktu Divisi Kastrat HMPG berkunjung ke Dinas PU dan ESDM yang memang mengurusi masalah tata ruang.

Dengan kondisi saat ini yang makin panas aja setiap harinya dan penambahan jumlah kendaraan bermotor yang semakin menjadi jadi, belum lagi pertumbuhan penduduk yang terus menerus.Rasanya sulit untuk mendapatkan tempat bersantai di area publik yang nyaman dan rindang.

Bukan hanya di area publik lho guys yang perlu RTH itu, di area kita berkegiatan sehari-hari itu juga perlu !yap RTH di area kampus itu juga penting. Sambil nunggu jam kuliah selanjutnya, kan enaknya kalau kita istirahat dibawah pepohonan yang rindang dan ada angin sepoi-sepoinya. Sekarang pertanyaannya nih, sudahkah RTH dikampus tercinta kita ini terpenuhi.

Universitas Negeri Yogyakarta yang dahulu dikelilingi oleh pohon-pohon yang rindang, taman-taman yang sejuk sekarang sudah beralih fungsi menjadi gedung-gedung besar dan  tinggi . Taman yang dahulu berfungsi sebagai penahan air atau hutan lindung, yang pastinya kita tahu bahwa itu sangat bermanfaat untuk kita, namun sekarang sudah menjadi area parkir.Pohon-pohon yang rindang sudah tiada, hanya beberapa dari pohon-pohon besar itu yang masih tersisa ujung daunnya.Melihat suatu kondisi yang seperti itu seharusnya kita sadar bahwa lingkungan kita sudah sangat memperhatikan.Apakah kampus kita ini  bisa di katakan kampus ramah lingkungan?Apakah kampus kita telah terwujud RTH yang ideal?yuk...kita kaji bareng-bareng.

Pada tanggal 16 Mei kemarin, Divisi Kastrat juga mengadakan diskusi terkait RTH dan Kampus Ramah Lingkungan, dengan Narasumber Sdra Ahmad dari WALHI dan Dr.Muhsinatun selaku Dosen PKLH di jurusan Pendidikan Geografi. Dari hasil diskusi itu selain mewujudkan RTH yang ideal,perlu juga kita mewujudkan kampus yang ramah lingkungan.

Untuk terwujudnya RTH yang ideal dan kampus ramah lingkungan bisa terwujud, bukan hanya pihak kampus aja yang harus berbenah, kita sebagai mahasiswa mempunyai andil yang teramat besar agar kedua hal itu bisa terwujud. Kita mengambil andil menyukseskan RTH ideal dan kampus ramah lingkungan tidak harus dengan aksi yang besar, yang simple simple aja. Contohnya bagi mahasiswa yang kosnya bisa dijangkau dengan jalan kaki, sebaiknya kalau ke kampus jalan kaki saja, selain mengurangi polusi udara dan mengurangi kepenuhan tempat parkir, juga bisa sekalian olahraga.
 
Yang suka memelihara, daripada memelihara binatang di kosan yang agak ribet diurusnya mending memelihara tanaman. Selain perawatannya gampang, makanannya Cuma air dan sinar matahari, kalau kita pelihara tanaman kosan kita bsa jadi sejuk.

Untuk disekitaran kampus juga, mulai sekarang harus dibiasakan buang sampah yang sudah pasti ditempatnya, dipilah juga jenis sampahnya, mana sampah organik dan sampah non-organik. Lebih bagus lagi seperti yang disampaikan Dr. Muhsinatun, kalau kita itu jangan mentolerir sampah. Maksudnyaaa jangan kita anggap sampah itu sebagai sampah, tapi anggap sampah sebagai sumber daya. Manfaatkan sampah itu sebagai barang yang serbaguna, bisa diolah dan dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang berharga. Konsep ini juga ngga beda jauh lho sama “Reduce, Reuse, Recycle”.

Masalah lingkungan di kampus mengenai lingkungan memang bukan masalah baru lagi di kalangan persma. Namun pengangkatan tema lingkungan tanpa diimbangi dengan gerakan nyata merupakan kemustahilan. “Mari kita lakukan tindakan nyata, jangan cuma ngomong.

Untuk lebih ramah lingkungan juga, mulai sekarang bawa minum dari kos atau dari rumah pakai botol yang tidak sekali pakai. Tentunya selain ramah lingkungan, akan lebih hemat.
Tag : ,

Kajian Kenaikan Harga BBM dari Kastrat HMPG

      Resmi, pada tanggal 22 juni 2013 kemarin harga bahan bakar minyak (BBM) naik. Kenaikan terjadi pada BBM jenis premium yang semula 4500 menjadi 6500, solar yang semula 4500 menjadi 5000. Hal ini dimaksudkan agar jumlah uang negara yang termasuk kedalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk disubsidikan dalam BBM dapat ditekan dan digunakan untuk hal lain yang  lebih tepat guna dan tepat sasaran.

Pengguna BBM di Indonesia sendiri 60% diantaranya digunakan untuk keperluan transportasi. Baik transportasi pribadi, angkutan umum, dan kendaraan non pribadi (Gubernur BI Perry Warjiyo dalam bisniskeuangan.kompas.com) dengan jumlah yang demikian besar, tentu saja kenaikan harga BBM akan sangat berdampak pada masyarakat Indonesia pada umumnya. Kenaikan harga BBM ini akan memberikan efek domino  pada seluruh aspek, mulai dari kenaikan harga bahan pangan, sandang, juga papan. Kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok tidak diimbangi dengan kenaikan pendapatan masyarakat Indonesia sendiri. Sehingga, dengan naikn ya harga BBM ini akan sangat memberatkan kehidupan. 

Banyak pedagang yang gulung tikar akibat kenaikan harga BBM ini, bahan baku naik, sedangkan konsumen merasa keberatan dengan kenaikan harga barang produksi tersebut, akibatnya barang pun tidak laku dipasaran. Ditambah kebijakan pemerintah untuk menstabilkan hargaa dipasaran dengan mengimpor berbagai komoditi dari negara-negara lain. Dengan  kondisi seperti ini, gulung tikarnya beberapa pedagang kecil maupun pelaku industri sekalipun menimbulkan efek lain lagi selain kemiskinan, yaitu pengangguran yang akhirnya akan bermuara juga pada kemiskinan jika terus berlanjut seperti itu. 

Pemerintah menginginkan untuk meminimkan jumlah subsidi BBM, tetapi kenyataannya berbanding terbalik dengan jumlah spbu yang makin hari semakin menjamur. Bahkan di beberapa daerah di perbatasan Indonesia, terjadi penyelundupan BBM bersubsidi keluar negeri. Penyelundupan BBM bersubsidi dan banyaknya kalangan menengah ke atas yang menggunakan BBM bersubsidi pun menjadi salah satu alasan agar BBM bersubsidi terus dikurangi, bahkan jika mungkin dihilangkan. Sehingga anggaran untuk subsidi BBM dapat dialihkan pada sektor lain yang lebih tepat guna.

Dengan pengalihan subsidi BBM ke hal lain diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Pengalihan subsidi BBM ini  di tujukan untuk masyarakat miskin dan perbaikan serta peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Karena, dengan pendidikan yang bagus diharapkan dapat meningkatkan pula kualitas sdm Indonesia, yang hasil akhirnya diharapkan mampu membawa Indonesia menjadi negara yang lebih baik lagi dan tidak terus melulu bergantung pada impor luar negeri.


Linda Novitasari
Staff ahli Kastrat HMPG 2013

Buka Bersama Lintas Angkatan HMPG

Kamis, 18 Juli 2013 keluarga HMPG mengadakan acara buka bersama lintas angkatan. ya, memang lintas angkatan. Mulai angkatan 2007 sampai 2012 masing-masing mengirimkan wakilnya. memang tidak semua warga geografi hadir semua dengan segala kesibukannya masing-masing. Namun, tetap saja, acara berjalan meriah dan penuh kekeluargaan.

Dimulai sekitar jam 16.00, buber kali ini juga mengudang dosen Pendidikan Geografi tercinta kita, pak Bambang Saeful Hadi yang diundang untuk memberikan tausiyahnya sambil menunggu waktu berbuka tiba. Setelah waktu berbuka dan sholat Magrib, acara dilanjutkan dengan sambutan dari masing-masing angkatan mulai dari 2012 sampai 2007 di sesi ini juga diselingi oleh pensi akustikan.

Dari angkatan 2012 diwakili oleh Tri Hartanto, dari angkatan 2011 diwakili oleh Dinta Herlambang, dari angkatan 2010 diwakili oleh Gurnito Dwidagdo, angkatan 2009 diwakili oleh Khaidir, dari 2008 diwakili oleh Pak Taka dan Mas Riang, dan yang terakhir angkatan 2007 diwakli oleh mas Resi. Banyak yang disampaikan oleh masing-masing perwakilan ini.

Umumnya mereka mengapresiasi buka bersama ini, karena acara lintas angkatan seperti ini tentunya akan menambah erat kekeluargaan dan silatrahmi warga geografi UNY. Hal ini terlihat saat angkatan 2008 menyampaikan sambutan sekaligus perform akustikan. Performer (Pak Taka, Mas Riang, Mas Ratna) sangat akrab berinteraksi dengan keluarga Geografi yang lain. Begitu juga saat sambutan yang lain, yang tidak jauh berbeda, tetap akrab dan hangat.

Setelah seluruh rangkaian acara selesai. Seluruh warga Geografi yang ikut buka bersama melakukan ritual layaknya syawalan. Yaitu bersalam-salaman keliling, Sehingga semua orang yang ada saling bersalaman dan tidak ada yang terlewat. Tidak lupa bernyanyi sholawatan untuk mengiringinya.

Baiklah, tanpa banyak kata lagi, inilah penampakannya:


MC yang...

ini performer pertama

saat bertilawah 

saat seseorang salah memaikai sarung

sambutan ketua HMPG

 saat masih sepi..

 saat minuman buka datang

saat kakak-kakak datang

 saat kakak-kakak registrasi

 saat pak Bambang bertausiyah

 sekelompok (mantan) mahasiswa Geografi

 sama

 sama

 saat idola angkatan 2008 perform..

sama

 saat mas Resi memberikan sambutan "golek duit ki angeel"..

 saat salam-salaman.. 

saat mereka terpesona oleh performnya Pak Taka-Mas Riang-mas Ratna 

 saat mas Khaidir memberikan sambutan

saat dua saudara dipertemukan kembali

dan saat HMPG bubar..

Ini keluarga kami (Geografi)..

Tag : ,

- Copyright © Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -