Popular Post

21 Apr 2014


(Foto: Teguh Tri Susilo)

       Sabtu (19/04) lalu, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi kembali mengadakan kegiatan eksplorasi ekologi dengan tema “Kenali dan Sayangi Lingkungan Konservasi Merapi”. Berbeda dengan kegiatan eksplorasi tahun sebelumnya yang diadakan di daerah Pantai Parangtritis, kali ini bidang Litbang yang menjadi penanggung jawab kegiatan, memilih 3 lokasi di sekitar kaki gunung Merapi: 1. Jurang Jero, Lereng Barat Gunung Merapi; 2. Kali Putih; 3. Candi Gunung Sari, Salam, Magelang.
            Pukul 07.10 peserta dan panitia berangkat menuju destinasi pertama, setelah sebelumnya dilakukan briefing yang dipandu oleh Widya Ginanjar selaku ketua panitia. Sekitar 2 jam kemudian rombongan sampai di Jurang Jero dengan menempuh perjalanan menggunakan bis dan truk. Sesampainya di lokasi, peserta berkumpul dan diberi penjelasan singkat oleh Bapak Arif Ashari, selaku dosen geografi fisik Pendidikan Geografi UNY. Beliau menuturkan bahwa lokasi ini merupakan daerah hulu aliran lahar yang berasal dari Gunung Merapi. Di mana material yang ada masih bervariasi ukurannya.
            Selanjutnya, peserta dibagi menjadi 8 kelompok dengan pembagian topik berbeda yang mengkaji hal-hal yang dikaitkan dengan destinasi eksplorasi kali ini. Peserta menyusuri Kali Putih untuk mengkaji lebih dalam topik yang diberikan dengan dipandu senior dan Pak Arif. Kegiatan ini dilanjutkan dengan perjalanan menuju destinasi berikutnya, yaitu Kali Putih. Pak Arif memberi penjelasan selama 5 menit, sebelum peserta turun ke lokasi. Sepuluh menit kemudian peserta kembali ke bis untuk melanjutkan perjalanan ke lokasi terakhir. Sebelum naik ke Candi, peserta dan panitia beristirahat sejenak di masjid yang berlokasi di pintu masuk.
            Untuk mencapai candi Gunung Sari, peserta harus menaiki 81 tangga. Tidak sampai disitu, perjalanan dilanjutkan dengan menaiki bukit selama kurang lebih 15 menit. Sesampainya di lokasi, Bapak Sariyono selaku penjaga memberikan penjelasan singkat sejarah candi yang kira-kira dibangun pada tahun 600 masehi. Disambung dengan penjelasan Bapak Arif dari sisi Geografi. Sayangnya, sebelum sempat megeksplorasi lebih lanjut, rombongan dihadang oleh hujan yang turun dengan intensitas tinggi. Rombongan baru dapat turun setelah hujan mereda. Acara ditutup oleh ketua panitia dengan berdo’a bersama yang disambung sesi foto-foto. (Isna Muammar)



- Copyright © Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -