Popular Post

5 Nov 2014

dari puncak kentheng songo, 3142mdpl Merbabu

Sabtu-Minggu, 1-2 November 2014, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi FIS UNY mengadakan kegiatan Pendakian Bersama “Geo Daki” ke Gunung Merbabu 3142mdpl. Jumlah peserta pendakian bersama mencapai lebih dari 80 peserta, tentu saja ini melampauai target sebelumnya yang menargetkan 50 peserta, karena antusiasme para peserta yang ingin merasakan berpetualang bersama ke gunung Merbabu. Sebelumnya telah diadakan Technical Meeting untuk persiapan pendakian sekaligus pembagian kelompok pada hari Rabu, 29 Oktober 2014 di taman Ki Hadjar FIS UNY. Para peserta tidak hanya dari lingkup kampus UNY saja, tetapi peserta yang dari luar UNY, seperti dari UPN, UMY dan lain lain.
 jalur pendakian selo

 keindahan Merbabu

 tampak gunung merapi dai puncak merbabu

keindahan alam raya

Sabtu pagi para peserta pendakian sudah mulai mempersiapkan segala perlengkapan yang akan dibawa untuk persediaan selama pendakian dan perbekalan di puncak merbabu. Pkl.07.00 peserta kumpul di depan Kampus FIS sembari menunggu transportasi truk datang, mereka mulai saling berkenalan dengan teman sekelompoknya untuk mengakrabkan diri, karena kebanyakan peserta peserta dalam satu kelompok belum begitu mengenal. Para peserta pendakian berangkat dari kampus menggunakan truk pkl.08.20, sampai tempat camp Selo, Boyolali pkl.10.45 WIB.
Setelah Ishoma, pkl.13.00 mulai pemberangkatan peserta pendakian dari tempat camp dengan dibagi empat kelompok, jarak antar kelompok diberi selang waktu sekitar 10 menit agar diperjalanan tidak ada penumpukkan peserta. Sebelumnya setiap kelompok telah diberi 4 buah tenda, (1 kelompok = 20an peserta).






Pada pkl.18.00 sore para peserta sampai di sabana 1 yang merupakan tempat bermalam, mereka mulai mempersiapkan keperluan tenda dan alat memasak untuk tempat berlindung dan makan malam. Dari sinilah rasa kekeluargaan akan terasa dimana mereka saling bantu membantu dan mengenal karakter satu sama lain. Sempat dari kelompok 2 kesulitan mendirikan tenda, karena frame (salah satu komponen tenda) rusak, sehingga didirikan ala kadarnya, karena kondisi sekitar sangat dingin dan sering terjadi badai.
Pendakian mulai dilanjutkan pada pagi harinya, sebelumnya para peserta melakukan foto foto dan menikmati sunrise dan sensasi dinginnya pegunungan di Merbabu. Hanya beberapa peserta yang melakukan pendakian ke puncak kentheng songo, merbabu. Dengan bersusah payah mereka akhirnya bisa mencapai titik tertinggi 3142 mdpl Merbabu. Mungkin menjadi pengalaman bersejarah dalam hidup mereka yang baru saja melakukan pendakian perdana di puncak Merbabu. Dari atas puncak mereka dapat melihat keindahan alam raya yang disuguhkan oleh Yang Maha Kuasa. Beberapa gunung juga bisa terlihat seperti Gunung Merapi yang merupakan paling dekat dengan gunung Merbabu. Gunung lainnya yang juga terlihat dari puncak kentheng songo Merbabu seperti Gn. Sumbing, Sindoro, dan Lawu.








Setelah hari mulai siang, para peserta mulai turun dari puncak Merbabu dan kembali ke tempat camp. Pada pkl.16.00 semua peserta sudah berhasil turun dan berhenti di tempat camp Selo. Mereka mulai membersihkan diri dari debu dan kotoran selama perjalanan pendakian. Perjalanan pulang dari Selo, Boyolali menuju Jogja pkl.17.15. Akhirnya para peserta sampai jogja dengan selamat pukul 19.45 WIB. Terselenggaranya kegiatan pendakian bersama GeoDaki ini juga bekerjasama dengan Mahasiswa Pecinta Alam Mahameru FIS UNY.(HR) 

One Response so far.

  1. As the blog is written in some other foreign language , i didn't understand it properly but by looking at the pictures i did get the idea that its abut a tourist place. i would love to read it again in English so i can get a clearer picture.

- Copyright © Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -