Popular Post

Archive for August 2014

Ospek Prodi Pendidikan Geografi 2014


  Kamis, 28 Agustus 2014, Mahasiswa Baru (Maba; read) Prodi Pendidikan Geografi 2014 berjumlah 103 orang, mereka tiba di depan ruang Cut Nyak Dien (CND) pukul 07.30 WIB. Tahun ini, panitia ospek Prodi Pendidikan Geografi 2014 mengangkat tema “Kesadaran untuk Melestarikan Lingkungan dalam Mewujudkan Generasi Emas yang Berakhlak Mulia”. Acara ospek diawali dengan pengecekan tugas individu dan tugas kelompok dari setiap gugus yang dipimpin oleh para Gardha Bumi (GB). Bagi Maba yang tidak membawa perlengkapan yang telah ditentukan, maka mereka mendapatkan hukuman untuk mencari beberapa tanda tangan dari para panitia dan Gardha Bumi.






Selanjutnya, Maba memasuki ruangan CND untuk mendengarkan sambutan dari Ardian Lisaputra (Ketua Ospek Pend. Geografi 2014), Deni Riski W (Ketua HMPG), Ibu Hastuti (Kajur Pend. Geografi), dan Bapak Nurhadi (Sekjur Pend. Geografi). Setiap Maba mendapatkan buletin GeoMagz Edisi Ospek dan disana mereka berkenalan dengan 11 orang Mahasiswa dari University of Malaya yang sedang sit in ke UNY.
Saat memasuki waktu Dzuhur, para Maba sholat berjamaah dan makan siang bersama. Selanjutnya, mereka berkumpul berdasarkan gugus masing-masing untuk berkeliling disekitar lingkungan kampus, dipandu oleh para pamandunya agar mereka dapat mengetahui ruangan dan lab yang nantinya akan mereka pakai saat kegiatan perkuliahan.
Maba masuk kembali ke dalam ruang CND pada pukul 13.30 WIB. Kemudian, mereka menyampaikan presentasi tentang arti nama gugus serta menampilkan pensi dari masing-masing gugusnya. Semua gugus berjumlah 7 gugus. Gugus pertama yang tampil yaitu gugus Anorthite, dilanjutnya penampilan dari gugus Andesite, lalu gugus Anorthosite, diikuti Calcarenite, Phylite, Diorite, dan Serpentinite sebagai gugus terakhir yang mengisi acara pensi. Gugus dengan yel-yel terbaik jatuh pada gugus Andesite dan gugus dengan Pensi terbaik diperoleh oleh gugus Diorite. Acara dilanjutkan dengan pembacaan surat cinta dari Maba untuk panitia, panitia yang mendapat surat cinta terpilih yaitu Aan (2012), Pandu (2013), dan Samsul (2013). Kemudian ada pembagian hadiah untuk Maba yang aktif bertanya selama kegiatan ospek berlangsung.
Suasana yang semula meriah dan hangat tiba-tiba menjadi sunyi dan mencengkram ketika para Gardha Bumi masuk dan membacakan penugasan untuk hari kelima ospek.
Seharian acara ospek prodi Pend. Geografi telah dilalui. Samsul Huda dan Meilyta Lusianti (2013) selaku MC menutup acara ospek pada sore hari itu dengan mengajak semua peserta ospek dan panitia untuk berjoget bersama. Sebelum peserta ospek pulang, mereka berdoa bersama, dilanjutkan acara salam-salaman dengan segenap panitia yang menyambut kehadiran mereka sebagai keluarga baru di Prodi Pendidikan Geografi.
“Secara garis besar, Alhamdulillah acara ospek pada hari ini berjalan lancar, tepat waktu, Maba lebih antusias, semangat, dan ceria sekali. Jiwa kekeluargaan mereka pun sudah mulai muncul”, ujar Ardian Lisaputra (ketua ospek) saat berakhirnya acara ospek Jurusan Pend. Geo.  –nitya–




info Semarak Geografi 2014

Semarak Geografi Tingkat Nasional 2014 merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi (HMPG), Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Yogyakarta sebagai bentuk kepedulian mahasiswa geografi terhadap dunia pendidikan di Indonesia. Salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan daya saing kompetensi siswa, khususnya pada disiplin ilmu geografi serta menjaring bibit-bibit unggul yang paham dan mengerti akan perkembangan zaman yang selalu dinamis tertutama dengan adanya ASEAN Community 2015.
Pada pelaksanaannya, Semarak Geografi Tingkat Nasional 2014 merupakan lanjutan dari kegiatan Semarak Geografi 2013 dan bertujuan sebagai referensi baru pembelajaran kurikulum mata pelajaran Geografi di tingkat SMA. Melihat respon yang positif dari siswa dan guru pada Semarak Geografi 2012 maupun 2013, maka HMPG mempunyai inisiatif untuk meningkatkan dan mengemas kegiatan Semarak Geografi Tingkat Nasional tahun 2014 lebih inovatif dan menarik peserta lebih antusias kembali.

Semarak Geografi Tingkat Nasional 2014 merupakan serangkaian kegiatan lanjutan Semarak Geografi 2013 dengan berbagai cabang kegiatan yang sama, meliputi : 1. National Geography Competition (NGC), 2. Lomba Karya Tulis Ilmiah, 3. Lomba Poster, 4. Diskusi Guru Geografi. Semarak Geografi Tingkat Nasional 2014 ini dihadiri oleh delegasi dari berbagai Sekolah Menengah Atas, Madrasah Aliyah, maupun yang sederajat di berbagai penjuru Indonesia. Setiap sekolah mengirimkan delegasinya untuk mengikuti berbagai kegiatan yang diadakan oleh panitia Semarak Geografi Tingkat Nasional 2014. Pendaftaran dan informasi lengkap tentang Semarak Geografi 2014 dapat dilihat di  http://semarakgeografi.com/

HMPG Stand Terbaik dalam PIM FIS 2014


 Dengan mengucapkan syukur, untuk ketiga kalinya HMPG mendapatkan penghargaan sebagai stand terbaik dalam PIM FIS 2014 (sebelumnya bernama FIS IC). Rangkaian kegiatan PIM FIS yang diadakan di Taman pancasila 13 – 15 Agustus 2014 bersama jurusan jurusan lain di Fakultas Ilmu Sosial ini menyedot perhatian , karena dari geografi mampu memberikan inovasi baru sebagai stand terbaik, salah satunya permainan yang ditujukan untuk para mahasiswa baru bertujuan untuk lebih dekat dan bisa mengenal lebih jauh dengan kakak tingkatnya. Tentu saja bukan suatu perjuangan yang mudah untuk mempertahankan titel tersebut, berkat kerja keras dan ide kreatif para mahasiwa pendidikan geografi sehingga mampu memberikan hasil yang terbaik dari kegiatan ini. Harapan kedepannya HMPG mampu dan terus mempersembahkan prestasi prestasi yang membanggakan untuk Jurusan Pendidikan Geografi tercinta.
Tag : ,

Syawalan HMPG 2014

Sabtu, 16 Agustus 2014,, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi mengadakan syawalan pengurus HMPG Berkarisma 2014 bertempat di studio musik PKM FIS UNY.  Syawalan sekaligus pertemuan internal dari HMPG itu juga membahas tentang persiapan untuk menyambut mahasiswa baru 2014. Acara syawalan HMPG dihadiri sekitar lebih kurang 34 orang. Pembukaan dimulai pukul 08.15 WIB yang dipimpin oleh Deni Rizki selaku ketua HMPG 2014 diawali dengan sambutan syawalan dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi antar bidang, segala permasalahan dan keluh kesah para staff maupun pengurus yang lain di keluarkan disana, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahim dan menyolidkan kepengurusan HMPG menjadi lebih baik.  Dalam rangka mempersiapkan penyambutan mahasiswa baru pendidikan geografi, HMPG juga telah mempersiapkan display ormawa menjelang ospek UNY 2014. (HR)
Syawalan di Studio Musik PKM FIS
Tag : ,

Menjelajah Gunung Terindah di Indonesia Tercinta

Indonesia adalah sebuah negara yang memiliki gugusan gunung gunung yang aktif tersebar dari ujung pulau sumatera berderet memanjang hingga papua, tergabung dalam cincin api atau disebut wilayah Ring of Fire, dari sekian ratus gunung di Indonesia yang masih aktif, terdapat beberapa yang memiliki keindahan tersendiri, Berikut 3 dari 7 Gunung terindah di Indonesia tercinta :

1. Gunung Rinjani dengan titik tertinggi 3.726 m dpl, mendominasi sebagian besar pemandangan Pulau Lombok bagian utara.
Di sebelah barat kerucut Rinjani terdapat kaldera dengan luas sekitar 3.500 m × 4.800 m, memanjang kearah timur dan barat. Di kaldera ini terdapat Segara Anak (segara= laut, danau) seluas 11.000.000 m persegi dengan kedalaman 230 m. Air yang mengalir dari danau ini membentuk air terjun yang sangat indah, mengalir melewati jurang yang curam. Di Segara Anak banyak terdapat ikan mas dan mujair sehingga sering digunakan untuk memancing. Bagian selatan danau ini disebut dengan Segara Endut.
 gunung rinjani

savana gunung rinjani

Di sisi timur kaldera terdapat Gunung Baru (atau Gunung Barujari) yang memiliki kawah berukuran 170m×200 m dengan ketinggian 2.296 - 2376 m dpl. Gunung kecil ini terakhir aktif/meletus sejak tanggal 2 Mei 2009 dan sepanjang Mei, setelah sebelumnya meletus pula tahun 2004.[2][3] Jika letusan tahun 2004 tidak memakan korban jiwa, letusan tahun 2009 ini telah memakan korban jiwa tidak langsung 31 orang, karena banjir bandang pada Kokok (Sungai) Tanggek akibat desakan lava ke Segara Anak.[4] Sebelumnya, Gunung Barujari pernah tercatat meletus pada tahun 1944 (sekaligus pembentukannya), 1966, dan 1994.
Selain Gunung Barujari terdapat pula kawah lain yang pernah meletus,disebut Gunung Rombongan.

2. Gunung Merbabu (Jawa Tengah)
Gunung Merbabu adalah gunung api yang bertipe Strato (lihat Gunung Berapi) yang terletak secara geografis pada 7,5° LS dan 110,4° BT. Secara administratif gunung ini berada di wilayah Kabupaten Magelang di lereng sebelah barat dan Kabupaten Boyolali di lereng sebelah timur dan selatan,Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang di lereng sebelah utara, Provinsi Jawa Tengah.
Gunung Merbabu dikenal melalui naskah-naskah masa pra-Islam sebagai Gunung Damalung atau Gunung Pamarihan. Di lerengnya pernah terdapat pertapaan terkenal dan pernah disinggahi oleh Bujangga Manik pada abad ke-15. Menurut etimologi, "merbabu" berasal dari gabungan kata "meru" (gunung) dan "abu" (abu). Nama ini baru muncul pada catatan-catatan Belanda.
gunung merbabu  (terihat gunung merapi)

sunrise di puncak gunung merbabu

sabana di gunung merbabu

Gunung ini pernah meletus pada tahun 1560 dan 1797. Dilaporkan juga pada tahun 1570 pernah meletus, akan tetapi belum dilakukan konfirmasi dan penelitian lebih lanjut. Puncak gunung Merbabu berada pada ketinggian 3.145 meter di atas permukaan air laut.
Gunung Merbabu mempunyai kawasan Hutan Dipterokarp Bukit, Hutan Dipterokarp Atas, Hutan Montane, dan hutan Ericaceous atau hutan gunung. Gunung Merbabu juga memiliki tiga jalur pendakian yaitu Jalur Kopeng Thekelan, Jalur Wekas dan Jalur Kopeng Cunthel.


3. Gunung Lawu (Jawa Tengah dan Jawa timur)
Gunung Lawu (3.265 mdpl) terletak di Pulau Jawa, Indonesia, tepatnya di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Status gunung ini adalah gunung api "istirahat" dan telah lama tidak aktif, terlihat dari rapatnya vegetasi serta puncaknya yang tererosi. Di lerengnya terdapat kepundan kecil yang masih mengeluarkan uap air (fumarol) dan belerang (solfatara). Gunung Lawu mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan hutan Ericaceous. Gunung Lawu adalah sumber inspirasi dari nama kereta api Argo Lawu, kereta api eksekutif yang melayani Solo Balapan-Gambir.
Gunung Lawu memiliki tiga puncak, Puncak Hargo Dalem, Hargo Dumiling dan Hargo Dumilah. Yang terakhir ini adalah puncak tertinggi.
pendakian gunung lawu

gunung lawu

(bersambung)
sumber kaskus
 

- Copyright © Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -