Popular Post

Archive for March 2015

Talk On : Harmony Between Nano Technology and Geography with Radyum Ikono, B.Eng., M.Eng.


Minggu, 29 Maret 2015, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi mengadakan sharing bertema ‘Harmony Between Nano Technology and Geography’ yang disampaikan oleh Radyum Ikono, B.Eng., M.Eng. Dosen Departemen Teknik Metalurgi Universitas Teknologi Sumbawa yang dimulai pada pukul 15.00 WIB. Dalam sharing tersebut dibahas bagaimana mendapatkan beasiswa untuk belajar diluar negeri dan mengenal nano teknologi bagi ilmu geografi.
 Radyum Ikono, B.Eng., M.Eng adalah founder and director dari riset dan pengembangan Nano Center Indonesia, owner and CEO PT Nanotech Inovasi Indonesia, Direktur Lembaga penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Sumbawa, selain itu beliau juga Direktur Eksekutif Sahabat Beasiswa. Beliau mendirikan pabrik teknologi nano pertama di Indonesia, nano teknologi merupakan revolusi teknologi di abad 21 setelah internet yang manfaatnya sangat besar bagi manusia. Contoh penggunaan nano teknologi adalah pada handphone, selain itu juga terdapat pada AC (air conditioner) terbaru yang berfungsi untuk membunuh kuman pada udara.
Hubungan dan manfaat nano teknologi terhadap keilmuan geografi sangat banyak, sebagai contoh dapat mengurangi kadar racun dalam air akibat limbah-limbah pabrik yang dibuang dalam sungai sehingga air dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, selain itu nano teknologi dapat digunakan untuk menyaring gas buang dari mobil sehingga polusi udara berupa Karbon Monoksida dapat dikurangi jumlahnya. Acara sharing ini diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan kepada  Radyum Ikono, B.Eng., M.Eng pada pukul 17.00 WIB.

Banyak Negara-negara di bumi ini sangat kekurangan sumber daya alam (SDA), untuk itu kita sebagai Bangsa Indonesia yang kaya akan sumber daya alam (SDA) harus peduli dengan lingkungan sekitar kita dan memanfaatkan apa yang telah disediakan Tuhan di tanah air Indonesia. Kita sebagai mahasiswa jangan hanya melakukan penelitian untuk tugas saja, tetapi gunakanlah untuk pengabdian masyarakat agar Negara kita dapat lebih maju dari sekarang dan potensi sumber daya alam dapat dipergunakan dengan baik oleh bangsa kita bukan oleh bangsa lain. (Dewi/red)

Temu Perdana Geografi English Club



Tahun ini, di HMPG UNY terdapat program kerja baru yaitu Geography English Club atau biasa disebut dengan GEC. GEC merupakan program kerja di bawah naungan KASTRAT HMPG. GEC bertujuan untuk mengkaji dan meningkatkan kemampuan berbahasa inggris dan untuk membantu persiapan Konferensi Internasional yang diselenggarakan oleh HMPG pada bulan Oktober mendatang. Pada hari rabu, 25 Maret 2015, GEC mengadakan temu perdananya di Taman Ganesha yang dihadiri kurang lebih 30 peserta yang terdiri dari berbagai angkatan dan didampingi oleh alumni Pendidikan Geografi. Acara dimulai sekitar pukul 16.30 WIB yang diawali dengan perkenalan masing-masing peserta secara bergilir dan perkenalannya dengan menggunakan bahasa inggris. Setelah perkenalan selesai, diadakan diskusi dan sharing tentang keberlanjutan program GEC selanjutnya. Dengan adanya GEC, diharapkan mahasiswa bisa meningkatkan kemampuan berbahasa inggris dan lebih fasih berbahasa inggris untuk menghadapi Konferensi Internasional nantinya. FUN KNOWLEDGE TEAMWORK! (Wikandari/red)

Lomba Cerpen dan Cergam "GEO FIKSI"



GEO FIKSI
Lomba Cerpen dan Cergam.
Tema: Goresanku Mengubah Bumiku


Ketentuan Lomba Cerpen (Cerita Pendek)
1. Peserta merupakan mahasiswa aktif D3/S1.
2. Judul bebas, mengacu pada tema diatas.
3. Karya belum pernah dipublikaskan dan/atau sedang tidak diikutsertakan dalam perlombaan lainnya.
4. Tidak menyinggung SARA dan Pornografi.
5. Karya diketik dalam Arial 12 pt, spasi 1,5.
6. Panjang tulisan 5-8 halaman dengan ukuran kertas A4.
7. Karya dikirim dalam bentuk lampiran soft file ke hmpg.uny@gmail.com
8. Peserta wajib melampirkan biodata singkat dan kontak yang bisa dihubungi.
9. Batas akhir pengiriman pada tanggal 30 April 2015.
10.Peserta wajib  menaati  segala peraturan yang  telah  ditetapkan  oleh  panitia, dan panitia berhak mendiskualifikasi peserta  yang tidak  memenuhi  persyaratan  yang telah ditetapkan.

Ketentuan Lomba Cergam (Cerita Bergambar)
1. Peserta merupakan mahasiswa aktif D3/S1.
2. Judul bebas, mengacu pada tema diatas.
3. Karya belum pernah dipublikaskan dan/atau sedang tidak diikutsertakan dalam perlombaan lainnya.
4. Tidak menyinggung SARA dan Pornografi.
5. Karya boleh menggunakan media berupa software Corel Draw dan sejenisnya atau digambar bebas menggunakan tangan.
6. Karya digambar pada selembar kertas ukuran kertas A4.
7. Karya dikirim dalam bentuk lampiran soft file ke hmpg.uny@gmail.com  untuk karya yang digambar menggunakan tangan, lampiran berupa hasil scan karya tersebut.
8. Peserta wajib melampirkan biodata singkat dan kontak yang bisa dihubungi.
9. Batas akhir pengiriman pada tanggal 30 April 2015.
10.Peserta wajib  menaati  segala peraturan yang  telah  ditetapkan  oleh  panitia, dan panitia berhak mendiskualifikasi peserta  yang tidak  memenuhi  persyaratan  yang telah ditetapkan.


 Pemenang
1.         Pemenang akan diumumkan melalui http://www.hmpg-uny.org/
2.         Hadiah pemenang:
                Juara I  :  Sertifikat  +  trophy  +  uang pembinaan
                Juara II :  Sertifikat  +  trophy  +  uang pembinaan

Lomba ini  gratis!  Peserta  akan secara otomatis terdaftar setelah mengirimkan karyanya!

Kunjungan Kerja HMPG UNY ke Tribun Jogja


Jumát, 20 Maret 2015 bidang Media dan Jaringan (MJ) HMPG melaksanakan Kunjungan Kerja pertama di kepengurusan HMPG Berani . Kunjungan Kerja ini diikuti oleh 22 mahasiswa Pendidikan Geografi dan dilaksanankan di Tribun Jogja. Acara dimulai pada pukul 13.50 WIB yang di buka oleh Dito selaku pembicara dari Tribun Jogja.


Dito selaku wartawan dari Tribun Jogja berbagi ilmu tentang jurnalistik seperti, bagaimana berita yang layak di publikasikan, bagaimana mendapatkan berita secara terus-menerus, dan suka dukanya jadi wartawan. Setelah itu ada sesi tanya jawab dan pemutaran video perjalanan mencari berita.
Kunjngan ini ditutup dengan sesi foto bersama. Harapannya kita mendapatkan ilmu dan bisa menjalin kerja sama. Semoga ilmu yang kita dapatkan bisa bermanfaat.
Nantikan Kunjungan HMPG selanjutnya ya guys... (Fian/red)


Daftar Nama Panitia Konferensi Internasional


PANITIA KONFERENSI INTERNASIONAL
HIMPUNAN MAHASISWA PENDIDIKAN GEOGRAFI
FAKULTAS ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA


Chairman Commitee   :  Khomsun Subarkah (Pendidikan Geografi 2013 A)

·         Planning Division
1.      Ahmad Syaiful Mandaladi (Pendidikan Geografi  2013 B)
2.      Rizky (Pendidikan Geografi 2013 B)
3.      Isna Muammar (Pendidikan Geografi  2013 A)
4.      Maulana Azka Salsabila (Pendidikan Geografi 2014 B)
5.      Ghoffar Amin (Pendidikan Geografi 2014 B)

·         Accomodation Division
1.      Mufti Amri N (Pendidikan Geografi 2013 A)
2.      Ali (Pendidikan Geografi 2013 B)
3.      Rasyid Rizkian A (Pendidikan Geografi 2013 A)
4.      Reiza Nur C (Pendidikan Geografi 2013 A)
5.      Willa Lutfi K (Pendidikan Geografi 2014 B)
6.      Anton Cesar (Pendidikan Geografi 2014 B)
7.      Fahruddin (Pendidikan Geografi 2014 B)
8.      Wakhid Rohmadin (Pendidikan Geografi 2014 A)

·         Secretariat and Administration Division
1.      Apri Waidah (Pendidikan Geografi 2013A )
2.      Trie Kurnia Hapsari (Pendidikan Geografi 2014 B)
3.      Wikandari Bungasari (Pendidikan Geografi 2014 B)
4.      Diah Arini (Pendidikan Geografi 2014 B)
5.      Hasyyati Marini (Pendidikan Geografi 2014 B)

·         Treasurer
1.      Meita Arviana (Pendidikan Geografi 2013 A)
2.      Toifah(Pendidikan Geografi 2014 A)

·         Side Event and Hospitality Division
1.      Aida Rahma(Pendidikan Geografi 2013 B )
2.      Meytha Natalia(Pendidikan Geografi 2013 A )
3.      Yasykur Kurnia(Pendidikan Geografi 2014 A)
4.      Julia Avionita(Pendidikan Geografi 2014 B)
5.      Daqiqatul F(Pendidikan Geografi 2014 B)
6.      Dheni Miftakhur(Pendidikan Geografi 2014 B)

·         Media Publication Division
1.      Ahmad Agung M(Pendidikan Geografi 2013 B)
2.      Bentar Dwi S(Pendidikan Geografi 2013 B)
3.      Imron Wijaya(Pendidikan Geografi 2013 B)
4.      Alif Ramadhani R(Pendidikan Geografi 2013 A)

·         Logistic and Sponsorship
1.      Refi Merlina (Pendidikan Geografi 2013 A)
2.      Rexy Satria Alfanuha (Pendidikan Geografi 2014 A)
3.      Nur Affan PJ (Pendidikan Geografi 2014 A)
4.      Jaya Hardika (Pendidikan Geografi 2011) 
5.      Nur Sidiq (Pendidikan Geografi 2011)

PGSC DAY: “EKSPLORASI LEMBAH MERAPI-MERBABU"

  Magelang (14/3). Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Negeri Yogyakarta yang tergabung dalam Physical Geography Study Club (PGSC) kembali menggelar acara lapangan pertama di tahun 2015 ini. Kegiatan yang  mengusung tema “Eksplorasi Lembah Merapi-Merbabu” ini diikuti oleh 52 orang peserta yang terdiri dari berbagai angkatan. Kegiatan ini dibersamai oleh salah satu Dosen Pendidikan Geografi, Arif Ashari, M.Sc. Pada kegiatan “Eksplorasi Lembah Merapi-Merbabu” ini para peserta dibagi kedalam lima kelompok penelitian, dimana setiap kelompok memiliki tema penelitian masing-masing diantaranya mengenai penggunaan lahan (landuse), hidrologi, cuaca dan Iklim, keadaan sosial ekonomi, dan kearifan lokal masyarakat yang ada di sekitar lokasi pengamatan.
          Kegiatan dimulai pada pukul 08.30 WIB dengan agenda  pemberangkatan para peserta  dari Kampus Fakultas Ilmu Sosial dan sampai di lokasi pertama yaitu Candi Asu sekitar pukul 10.00 WIB. Candi Asu merupakan sebuah candi peninggalan budaya Hindu yang terletak di Desa Candi Pos, Kelurahan Sengi, kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Candi ini merupakan salah satu candi peninggalan zaman kerajaan Mataram Kuno dari trah Wangsa Sanjaya (Mataram Hindu). Candi Asu ini terletak di lereng Gunung Merapi sebelah barat di tepian Sungai Tlingsing Pabelan. Menurut masyarakat sekitar, pemberian nama Asu pada candi ini dikarenakan ketika pertama kali ditemukan terdapat sebuah patung Lembu Nandhi yang wujudnya mirip seperti Asu (Asu dalam bahasa Jawa berarti Anjing).
Gambar 1.1 Nampak depan Candi Asu

Gambar 1.2 Candi Asu
          Dalam lokasi pertama ini, beberapa kelompok yang telah dibagi sebelumnya  langsung melakukan pengamatan mengenai penggunaan lahan (landuse) di sekitar candi, melakukan pengukuran suhu dan kelembaban udara di sekitar candi, serta kehidupan sosial ekonomi dan kearifan lokal masyarakat sekitar. Di Candi Asu ini juga terdapat fenomena menarik dimana di bagian tengah candi terdapat lubang sekitar 2 meter yang merupakan lubang bekas sumur dan didalamnya ditemukan  beberapa koin. Masyarakat sekitar Candi Asu pun tidak ada yang tahu pasti mengapa di bagian tengah candi tersebut terdapat koin-koin yang diduga sengaja dilemparkan oleh warga masyarakat. 
Gambar 1.3 Lubang bekas sumur yang didalamnya terdapat beberapa koin
           Perjalanan pun dilanjutkan menuju Candi berikutnya yang jaraknya tidak begitu jauh dari Candi Asu yaitu Candi Pendem. Bentuk dari Candi Pendem juga tidak begitu jauh berbeda dengan Candi Asu. Pada Candi Pendem juga ditemukan lubang pada bagian tengah candi. Di sekitar jalan menuju ke Candi Pendem kita bisa menjumpai berbagai macam jenis pertanian yang dibudidayakan oleh masyarakat sekitar. Diantaranya seperti cabai, sawi, singkong, dan beberapa jenis sayuran lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa tanah yang berada di sekitar Candi Asu dan Candi Pendem ini termasuk jenis tanah yang subur karena banyak dimanfaatkan oleh masayarakat sekitar untuk media tanaman.
Gambar 1.4 petunjuk jalan menuju Candi Pendem

Gambar 1.5 Candi Pendem nampak depan
        Setelah beristirahat di salah satu Sekolah Dasar yang terletak tidak jauh dari lokasi Candi Asu, perjalanan pun dilanjutkan menuju lokasi kedua yaitu menyusuri Sungai Apu di bawah lereng Gunung Merapi. Jalan menuju Sungai Apu ini sudah di aspal, namun masih terdapat banyak lubang-lubang besar sehingga para pengedara kendaraan baik roda dua maupun roda empat pun harus tetap berhati-hati ketika melewati jalan ini. Untuk bisa masuk menelusuri bantaran Sungai Apu, kita juga harus melewati turunan jembatan yang cukup curam. Ketika melewati jembatan ini para pengendara kendaraan khususnya roda dua harus ekstra hati-hati jika tidak ingin tergelincir.
Gambar 1.6 Para pemecah batu yang tersebar disekitar Sungai Apu
          Memasuki kawasan bantaran Sungai Apu, maka kita akan disambut oleh beberapa pekerja pemecah batu yang terhampar di sekitar bantaran Sungai Apu. Sungai Apu sendiri terleak di Desa Telogolele, Selo, Boyolali. Pada batas pinngir tebing yang membatasi Sungai Apu terlihat jelas tebing tanah yang menjulang tinggi disertai dengan kenampakan horison tanahnya yang tegas. Di sekitar Sungai Apu ini kita juga dapat menemukan bongkahan-bongkahan batu berukuran besar. Menurut Arif Ashari, M.Sc selaku Dosen Geografi batu-batu berukuran besar tersebut adalah berasal dari erupsi pada tahun 2010 silam. Sungai Apu sendiri merupakan bagian dari Sungai Pabelan. Pada saat erupsi tahun 2010 lalu, Arif Ashari, M.Sc menjelaskan bahwa tidak ada satupun jembatan yang tidak roboh akibat terjangan lahar dari Gunung Merapi tersebut, mulai dari hulu yang berada di Sungai Pabelan sampai di bagian hilir di Sungai Progo semua jembatan yang dilalui erupsi Merapi mengalami kerusakan yang parah. Bahkan kerusakan tersebut sampai memutuskan jalur transportasi antar desa.


        Setelah beberapa jam berada di Sungai Apu, tim PGSC melanjutkan perjalanan menuju rumah salah satu rekan PGSC di lembah Gunung Merapi untuk beristirahat dan mempersiapkan diri sebelum kembali melanjutkan perjalanan ke jogja. Itulah beberapa cerita menarik mengenai “FieldTrip” PGSC ke Lembah Merapi-Merbabu beberapa saat lalu. Ditunggu partisipasi pada FieldTrip PGSC selanjutnya. Salam PGSC! Salam Eksplorasi Indonesia !! (Hapsari)

- Copyright © Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -