Popular Post

Archive for June 2015

“ROAR” (Reunion On Amazing Ramadhan)


(24-25 Juni 2015) HMPG bidang kesvoma mengadakan acara “ROAR” (Reunion On Amazing Ramadhan).Acara ini mengusung tema “We Love We Share”. Dalam ROAR ada dua acara yaitu tanggal 23 juni 2015 diadakan acara pembagian takjil gratis yang bertempat pada jalan Gejayan. Sedangkan tanggal 24 juni 2015 diadakan acara buka bersama dengan semua angkatan geografi. Acara tersebut bertempat di Depan Ruang Cut Nyak Dien (CND) Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Yogyakarta.
Acara ini terbilang sangat sukses karena acaranya sangat menarik dan juga sangat ramai. Acara ini sangat istimewa karena dihadiri oleh para alumni/senior yang ikut serta berpartisipasi dalam acara buka bersama ini. Melalui acara buka bersama ini selain merekatkan tali silaturahmi juga meningkatkan kesolidan antar mahasiswa Pendidikan Geografi.  

GEGANA (Gerakan Tanggap Bencana)


 (Rabu, 24 Juni 2015) HMPG bidang Kesvoma mengadakan acara GEGANA (Gerakan Tanggap Bencana). Acara tersebut bertempat di ruang G01.208 Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Yogyakarta. Gegana merupakan Badan Semi Otonom tapi masih dibawah program kerja kesvoma yaitu masih satu wadah dengan GPS (Gerakan Peduli Sesama).
Acara ini berjalan dengan baik dalam pelaksanaannya, pembicara pada acara ini yaitu dari Ibu Dyah.  Acara ini membicarakan mengenai dasar tenang kebencanaan dan juga saran-saran yang harus dilakukan oleh gegana.











BRUMBUN

oleh : Arif Budiman
(Juara I Lomba Geo Fiksi)



“Cok! tak ada waktu.”
Dia kira keluargaku harus berpuasa terus-terusan. Apalagi musim ini, hasil panen padi tak bisa balik modal gara-gara wereng. Entah lah siapa yang ngirim wereng seganas itu, semenjak Pak Lurah baru itu memergoki intrikku, nasibku sial terus. Jangan-jangan santet pak Lurah.
Hush.. Cok! Pikiranku kacau lagi. Harusnya aku fokus warta berita hangat ini. Kemarin-kemarin warta berita besar selalu luput dari tangan, termasuk yang sangat kusesali, laki-laki tua meninggal disrunduk lembunya sendiri. Katanya sih gara-gara rumput yang dimakan lembu terkontaminasi cairan kimia, setelah itu lembu hilang kendali dan mengamuk apa saja yang terlihat. Jelang beberapa jam kemudian lembu itu ikut mati.
Mungkin hanya aku wartawan yang benar-benar wartawan. Jika aku merasa tak punya pengetahuan dalam warta berita, aku pasti mundur, meski aku mendengar doa keluargaku menunggu kiriman. Tapi, bukankah itu yang namanya profesionalitas. Mungkin karena perihal ini cita-citaku sedari dulu.
Maka dari itu kali ini aku mengajak temanku lulusan Kehutanan UGM. Hanya saja dia tidak bisa ikut.
                                                                ***

Ternyata hutan ini sudah ada perubahan. Dulu masa kecilku akses menuju Brumbun—pemandian air panas―sangat sulit. Tak ada jalan beraspal seperti ini. kalau mau ke Brumbun nyawa taruhannya. Bagaimana tidak? Hewan-hewan masih banyak termasuk hewan buas. Belum lagi bambu-bambu buas, orang pedalaman dan kita harus bermalam di sana.
Kini pakai motor sudah bisa. Tak usah susah payah untuk mandi ke sana. Biasanya penyakit-penyakit kulit diobati di sini. Air panas alami ini.
“Kalau tempat ini di jogja, sepanjang perjalanan kita selalu berpapasan dengan turis-turis dan yang pasti ramai sekali.”

Mungkin kata itu yang keluar dari teman kuliahku. Hanya bisa kutertawakan. Pikirannya hanya megah dan mewah. Adakah pikiran anak cucunya? Cok! payah sekali orang semacam ini.
Brumbun memang hari-hari biasa sepi, namun berhubung ada kasus kematian santri Pesantren Sunan Drajat, kini penuh sesak. Mobil-mobil polisi, warga sekitar, keluarga korban, santri-santri, wartawan-wartawan, dan beberapa orang yang tak jelas statusnya.
“Siapa ya yang bakar?”
“Mungkin dia dibakar orang.”
“Ya pasti! Siapa lagi kalau bukan orang?”
“Mungkin setan, atau kutukan, atau petir, atau lagi....”
Suara bising datang dari sudut manapun. Hanya kemungkinan kecil yang tepat pada pembicaraan mereka.
Mayat tergeletak tak jauh dari kolam pemandian air panas. Garis polisi dibentang dan diikat di pohon jati yang menjulang tinggi sampai tak terlihat ujungnya.
Ada beberapa kematian di dekat kolam air panas ini, namun baru kali ini korban terbakar. Sebelum-sebelumnya hanya karna masalah percintaan anak muda sampai pembegalan. Peristiwa ini sangat berpeluang mendatangkan rezeki banyak. Tinggal aku ulur-ulur saja kenyataanya, biar banyak pertanyaan, dan aku takkan kehabisan bahan.
Pakar geologi menyebutnya ada cairan kimia liar bebarengan dengan keluarnya air panas, namun beda jalur dengan air. Kata Pak Kiai mungkin itu adzab bagi santri. Kata Pak Dokter dia terkena virus baru yang ganas.
Aku anggap semua itu benar. Biar laporan beritaku lebih panjang. Dan yang pasti keluargaku tak sering-sering berpuasa. Kasihan mereka.
Orang-orang mulai memenuhi Brumbun. Bukit yang biasa dipakai mesum orang, kini penuh. Semak belukar rusak diterjang krumunan. Hampir tak ada tempat duduk. Hanya sisa tempat untuk sapi-sapi yang mencari makan.
Ambulan sudah datang. Mayat siap dipulangkan. Dari pada di sini hanya buat tontonan dan difoto, alangkah malangnya si Mayat. Padahal semasa hidup setidaknya dia santri Pesantren Sunan Drajat.
“Lihat ke sana, Nak!”
Sesaat mata terfokuskan pada mayat yang diangkat ke ambulan, nenek tua yang tak kukenal itu menuding ke arah yang sulit kujangkau.
“Bagaimana, Nek?”
“Ada apa, Nek?”
“Lihat saja!”
Aku digiring nenek menjauhi krumunan.
“Kamu akan mengetahui pohon-pohon, rerumputan, binatang di sana?”
“Apa itu ada hubungannya dengan berita ini. atau bisa memperkaya keluargaku, Nek?”
“Diam!”
Nenek tua renta menatap tajam kepadaku. Melewati akar-akar pohon besar kita ke arah tudingan si Nenek. Akar-akar besar rasanya panas. Mungkin karena cuaca.
“Nenek, orang mana?”
“Aku dari selatan.”
“Selatan?”
“Tak penting. Kamu mau kaya kan?”
“Oh, pasti, Nek.”
“Ayo!”
Sesampainya, aku dapati pemandangan yang indah. Rumput terhampar ditiup angin sayu. Menari senada dengan perasaan ini. aku sangat bahagia waktu itu.
Di sini ada ribuan sapi gemuk sehat sedang makan rumput dengan tenang. Mungkin ini hadiah dari nenek tadi. Dan berbagai hidangan hangat.
Aku teringat istriku, anakku, orang tuaku, keluargaku. Ternyata mereka bersendagurau bersama sapi-sapi itu. kudekati  mereka. Ingin kuraih tangan mereka.
Langkahku terasa semakin panas dan memanas. Tetapi aku harus berlari. Anak-anakku memanggilku, sedangkan istriku menari-nari.
“Ayah! Ayah!”
“Sayang, kemarilah!”
Aku menoleh kebelakang.
“Sapi! Sapi! Sapi! Sapi!”

SUSUNAN PANITIA SEMARAK GEOGRAFI 2015



Penanggungjawab       :
1. Priyo Utomo 
2. Diana Prasastiawati
Ketua Panitia              :           Aan Nurdianto
Koordinator lapangan :           Latifudin Nur Fauzi
Sekretaris                                :
1. Anisa Ainurrohmah
2. Annisa Widi Rachmadiyanti
Bendahara                               :
1. Elin Choirin Nisa
2. Risky Primastuti

Sie Acara                                 :
1. Wulan Suci Naimatushsholihah (Koordinator)
2. Icaratna Ulan Sari
3. Lyna Hidayatul Khasanah
4. Nisrina Kartika Wulan
5. Destian Budhi Pamungkas
6. Novita Army Ratnasari
7. Trima Mustika

Sie Soal                                               :
1. Rut Pangestuti        (Koordinator)
2. Sartika Apriyani
3. Niswah Muti’ah
4. Meylita Lusiyanti
5. Erry Ersani
6. Roni Maurudut Situmorang
7. Purno Adhyatmoko

Sie PDD                                  :
1. Oktavian Andre Kusuma (Koordinator)
2. Samsul Huda
3. Pandu Dewantoro
4. Esti Mei Pangestu
5. Daqiqatul Fauziyati Putri
Sie Konsumsi              :
1. Nurul Rahmawati (Koordinator)
2. Fian Apriska
3. Resti Widiati
4. Dwi Budiarti
5. Riska Maida Wulandari
6. Wahyu Renni Perwitasari
7. Ahmad Saiful Mandaladi

Sie Humas                   :
1. Rahmad Ragil Susanto (Koordinator)
2. Bentar Dwi Saputra Ardi
3. Ifa Agestiana
4. Fajar Wahyu Kurniawan
5. Muhammad Muhdiyin
6. Rasyid Rizkian Anhar

Sie Perlengkapan                     :
1. Abdullah Faths       (Koordinator)
2. Widya Ginanjar
3. Muhammad Imron Wijaya
4. Rustamuna
5. Aji Antoro
6. Deddy Akbar Perkasa
Sie Pendaftaran                       :
1. Trie Kurnia Hapsari (Koordinator)
2. Isna Muammar Nuril Fajar
3. Afrilia Dwi Nurfitasari
4. Rosa Ambar Astiti
5. Anna Roswita Sari
6. Desy Amanta Setiyaningtyas
7. Dewi Rahmawati

Sponsorship dan Dana Usaha :
1. Gregorius Nopria Ariandika (Koordinator)
2. Alfi Khafidhul Hak
3. Aida Rahma Savitri
4. Dheni Miftakhur Rizqiyanto
5. Wikandari Bungasari
6. Rosalyna Indah Ekasari
7. Yasykur Kurnia Ardiyanto
8. Satrio Bimo Wibowo

Akomodasi                  :
1. Rexy Satria Alfanuha          (Koordinator)
2. Mukhlis Nur Wahid
3. Nur Affan Purnomo Jati

Sie       Pemandu                     :
1. Dita Annisa Meilani            (Koordinator)
2. Meita Arviana
3. Faidatun Ni’mah
4. Devy Darmayanti
5. Bekti Handayani
6. Trias Euro Vuri Andra
7. Siti Fatimah
8. Imron
9. Sahrul Akbar
10. Putri Larasati
11. Melysa Ambarwati
Tag : ,

Pendidikan Geografi UNY Terakreditasi A


Pendidikan Geografi Universitas Negeri Yogyakarta tahun 2015 ini resmi mendapatkan akreditasi A dari BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi). Akreditasi memiliki arti penting dalam dunia pendidikan, biasanya mahasiswa serta orangtua mahasiswa memperhatikan apakah akreditasi dari program studi tersebut di perguruan tinggi yang akan dituju. Adanya akreditasi berarti penyelenggaraan program studi memiliki jaminan dari pemerintah tentang standar mutu yang ditetapkan oleh BAN-PT . Standar mutu program studi tersebut sesuai dengan peraturan pemerintah no. 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan.
                Untuk mendapatkan akreditasi dari BAN-PT, setelah dilaksanakan penilaian terhadap borang dan atau portofolio program studi, kemudian dilanjutkan visitasi untuk program studi yang akan diakreditasi atau diubah status akreditasinya. Pelaksanaan visitasi program studi Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) adalah pada akhir januari dan awal februari 2015 oleh BAN-PT. Asesor yang ditugasi untuk Program Studi Pendidikan Geografi adalah Dr. Epon Ningrum (dari Universitas Pendidikan Indonesia) dan Dr. Eva Banowati (dari Universitas Negeri Semarang) yang diadakan di Ruang Ki Hajar Dewantara dan Ruang Kanopi – FIS UNY.. Selain para asesor yang bertugas, visitasi tersebut dihadiri oleh Tim Akreditasi Prodi, Pimpinan Fakultas Ilmu Sosial, Civitas FIS, dan unit-unit pendukung UNY.
                Dari visitasi tersebut, Pendidikan Geografi memperoleh status lebih tinggi dari sebelumnya yaitu dengan mendapatkan nilai akreditasi A pada tahun 2015 ini yang sebelumnya akreditasi Pendidikan Geografi adalah B . Periode akreditasi ini adalah 2015-2020, sehingga para mahasiswa Pendidikan Geografi, dosen maupun staff diharapkan mempertahankan kualitas Pendidikan Geografi sehingga akreditasi A bisa diperoleh lagi untuk periode berikutnya. (dewi / khatulistiwa edisi #2)

DAFTAR NAMA PANITIA ESCARPMENT


Ketua              : Wakhid Rokhmadin S.
Korlap             : Rahmad Ragil Susanto
Sekretaris        : Wahyu Renni Perwitasari
Bendahara       : Esti Mei Pangestu



Sie Acara         :
1.      Apri Waidah (koor)
2.      Ririn Putri Aurita
3.      Destian Budi Pamungkas
4.      Fahrudin
5.      Novita Army Ratnasari
6.      Trima Mustika

Humas :
1.      Sahrul Akbar (Koor)
2.      Bentar Dwi S
3.      Evangelia Tuko
4.      Mukhlis Nur Wakhid

PDD    :
1.      Deddy Akbar Perkasa (Koor)
2.      Daqiqatul Fauziyati Putri
3.      Nuqi Jazilatul Yusro
4.      Alif Rahman
5.      Meilyta Lusianti

Keamanan dan Perkap            :
1.      Rasyid Rizkian Anhar (Koor)
2.      Ferry Putra P
3.      Roni Marudut S
4.      Gregorius Nopria A.
5.      Imron Wijaya
6.      Satrio Bimo Wibowo

Konsumsi        :
1.      Wikandari Bunga S (Koor)
2.      Dini Yulia Cahya
3.      Aji Antoro
4.      Novi Laniastuti
5.      Nanda Ardianti
6.      Ghoffar Amin
7.      Annisa Widi R.


P3K     :
1.      Willa Lutfi K (Koor)
2.      Deni Miftakhur
3.      Dita Annisa M
4.      Maulana Azkaa
5.      Imron
6.      Aida Rahma
7.      Nurul Rahmawati
8.      Riska Maida W
9.      Latifudin Nur Fauzi
10.     Bekti Handayani
11.     Fajar Wahyu K
12.     Ridhotun Rohmah
13.     Faidatun Ni’mah
14.     Abdulah Faths
15.     Riyanto
16.     Putri Larasati
17.     Rosalyna Indah E.


Shadow Hunter :
1.      Muhammad Muhyidin (Koor)
2.      Dwi Harmini
3.      Dwi Budiarti
4.      Nur Affan P
5.      Rexy Satria A
6.      Mufti Amri
7.      Yasykur Kurnia A
8.      Desy Amanta
9.      Rut Pangestuti
10.     Gregorius Edo Y
11.     Lyna Hidayatul
12.     Phebi Hastuti
13.     Oktavian Andre K

- Copyright © Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -