Popular Post

Archive for October 2016

Rusunami, Solusi Tepat Atasi Permukiman Bantaran Sungai



Hubungan manusia dengan alam adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Alam sebagai satu kesatuan sistem yang utuh  merupakan kumpulan dari subsistem yang saling berhubungan, bergantung dan fungsional satu sama lain. Manusia adalah komponen ekosistem yang paling berpengaruh terhadap komponen lainya. Hal itu dikarenakan manusia merupakan makhluk yang dinamis. Salah satu ekosistem yang sering dimanfaatkan oleh manusia adalah sungai.
Sungai adalah massa air yang secara alami mengalir melalui suatu lembah (Khotimah, 2008 : 37). Menurut PP No 38 Tahun 2011 pasal 1 ayat 1 sungai adalah alur atau wadah air alami dan/atau buatan berupa jaringan pengaliran air beserta air di dalamnya, mulai dari hulu sampai muara, dengan dibatasi kanan dan kiri oleh garis sempadan.
Apa kabar sungai ?
            Seiring dengan berkembangnya zaman, penduduk Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Pertambahan penduduk  tersebut merupakan bonus demografis yang dianugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa kepada bangsa Indonesia. Bonos demografi penduduk ini adalah latar belakang yang dapat membuat lahirnya generasi emas kelas internasional seperti B.J Habibi, Erik Tohir dan Khairul Anwar. Namun selalu ada hitam dibalik putih, selalu ada negatif disela positif. Pun bonus demografis juga memiliki dampak negatif, salah satunya adalah kurangnya lahan permukiman untuk sarana tempat tinggal terutama pada wilayah kota yang menjadi pusat peradaban. Hal tersebutlah yang melatar belakangi sebagian masyarakat untuk membuat permukiman dibantaran sungai
Permukiman di bantaran sungai ini berdampak pada terhambatnya aliran sungai, belum lagi ditambah dengan budaya yang menjadikan sungai adalah tempat pembuangan sampah masih mengakar kuat dalam pemikiran masyarakat. Lantas, jika ini dibiarkan secara berlarut maka dapat mengakibatkan “kabar” sungai tidaklah sebaik dahulu, malahan sungai dapat menjadi bom waktu yang dapat meledakan percikan air, siap menenggelamkan segala sesuatu yang dilaluinya. Fenomena itu (banjir) merupakan indikator jika “kabar” sungai  tidak baik lagi. Maka dari itu perlu adanya sebuah solusi untuk mengatasinya.
Rusunami adalah solusi !
            Mengatasi masalah banjir yang amat sering terjadi dan sudah seperti sahabat baik bagi masyarakat khususnya daerah perkotaan, pemerintah membuat gagasan yang menarik yaitu RUSUNAMI. Rusunami adalah akronim dari Rumah Susun Sederhana Milik yang merupakan hunian bertingkat yang diperuntukan bagi masyarakat kelas bawah. Rusunami berbeda dengan rusunawa. Jika rusunawa merupakan rumah susun sederhana sewa yang mengharuskan penghuninya menyewa pada dari pengembangnya, maka rusunami mengharuskan seorang pengguna tangan pertama membeli dari pengembangnya. Pemerintah memberikan banyak subsidi untuk meringankan masyarakat yang membeli rusunami ini.
            Ditinjau dari segi ekologis, peran rusunami ini sangatlah prima jikalau masyarakat bantaran sungai mau untuk berpindah ke rusunami. Salah satu manfaat menonjol adalah tidak akan lagi terjadi banjir musiman yang menghantui masyarakat. Arus air sungai tidak lagi terhalang oleh permukiman akan meminimalisir terjadinya banjir. Ekosistem sungai dan kualitas air pun juga akan terjaga dengan baik sehingga turut memperbaiki kesehatan masyarakat. Bahkan jika hal ini berlanjut maka sungai-sungai di Indonesia dapat menjadi destinasi wisata seperti layaknya Sungai Han di  Korea Selatan bahkan Sungai Seine di Prancis - Yonatan Y. Anggara (2015)

SEMARAK GEOGRAFI TINGKAT NASIONAL 2016



Sabtu, 22 Oktober 2016. AlhamdulillahSemarak Geografi 2016 telah berjalan dengan lancar dan penuh dengan kemeriahan. Tahun ini merupakan kali keenam terselenggarakannya acara bertaraf nasional yang merupakan progam kerja dari bidang Litbang Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi FIS UNY. Acara Semarak Geografi tahun ini mengambil tema "Optimalisasi Potensi Kelautan Indonesia dalam Rangka Mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia". Acara ini dibuka pukul 08.00 WIB, diawali pembukaan dengan ditabuhkannya gong di Ruang Ki Hadjar Dhewantara dibersamai oleh jajaran tinggi FIS dan tentunya oleh seluruh peserta dan panitia Semarak Geografi. Selanjutnya seluruh peserta dipandu oleh para pemandu ke tempat perlombaan masing-masing yang telah ditentukan sebelumnya. Disamping seluruh peserta yang sedang melaksanakan lomba, para guru pendamping disediakan Seminar Kemaritiman untuk mengisi waktu luang mereka, seminar ini tidak hanya diperuntukan untuk para guru semata namun juga diperuntukkan untuk masyarakat umum. Acara seminar kali ini menghadirkan dua pembicara yang sudah ahli dan berpengalaman di bidangnya, yakni Ir. Sri Harnanto, M.Si. dan Prof. Dr. Sunarto, M.S.
Lomba-lomba yang diadakan pada acara Semarak Geografi tahun ini masih sama seperti acara Semarak Geografi sebelum-sebelumnya, rangakaian lombanya meliputi: National Geography Competition (NGC), LKTI, Poster, dan Fotografi. Dari masing masing lomba berjalan sangat lancar dan para peserta telah mempersiapkan diri dan peralatan yang dibutuhkan dengan baik sehingga dalam berkompetisi mereka terlihat bersungguh sungguh dan ingin menjadi pemenang lomba.
Acara demi acara berjalan dengan sangat lancar dengan ditemani oleh terik matahari yang menyinari sepanjang acara ini, meski begitu itu semua tak mengurangi semangat kami yang sudah terbakar. Rangkaian acara ini ditutup oleh pengumuman pemenang keempat lomba.

Pemenang Lomba Fotografi

Juara 1
Reza Antara Baskoro
SMA 2 Wates
Juara 2
Allan Alfian
SMA 1 Turi
Juara 3
Adam Dimas Herlambang
SMA 2 Wates

Pemenang Lomba LKTI

Juara 1
Jamal Habibur Rahman
SMA Taruna Nusantara
Mochamad Ilmi Hudaya
Zola Saputra
Juara 2
Haratua Zosran Abednego
SMA Bopkri 1
Bimo Triharsono
David Christiadarma Setiawan
Simfoni Sophie
Juara 3
Anisa Octa Nur’aini
SMA N 2 Yogyakarta
Annisa Febriana Ikhsan
Fadli Robbi Assamarqandi


Pemenang Lomba Poster

Juara 1
Danang Tri Wibowo
SMA Pangudi Luhur
Juara 2
Candra Krida M
SMA N 1 Banjarnegara
Juara 3
Okviana Khoirunnisa
SMA N 2 Bantul

Pemenang Lomba NGC

Juara 1
Jamal Habibur Rahman
SMA Taruna Nusantara
Juara 2
Agustina Rosi Divina
SMA Kesatuan Bangsa Bantul
Juara 3
M. Galang Ramadhan
SMA N 5 Yogyakarta

Semangat dan selamat bagi seluruh pemenang perlombaan dalam acara Semarak Geografi yang keenam ini, dan semangat terus bagi peserta yang belum menang, kami tunggu di Semarak Geografi 2017.

 Berikut foto beberapa pemenangnya 
  

 
 
GLORY GEOGRAFI!! GLORY GEOGRAFI!! GLORY GEOGRAFI!!

- Copyright © Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -