DISKUSI KASTRAT#1

Diskusi Kastrat 
 Sabda Lingkungan : “Sumpah Serapah Untuk Sampah”


Diskusi Kastrat : Sabda Lingkungan : “SUMPAH SERAPAH UNTUK SAMPAH”
    KASTRAT (Kajian dan Aksi Strategis) merupakan salah satu Divisi dari HMPG FIS UNY yang telah mengadakan sebuah kajian dan diskusi mengenai sampah dari penyebab adanya sampah hingga dampaknya bagi makhluk hidup di dunia. Dimana, semua itu diharapkan dapat diaplikasikan dalam kehidupan keseharian manusia.
      Sabtu 13, April 2019 — Diskusi Kastrat kali ini mengenai Sabda Lingkungan :”Sumpah Serapah Untuk Sampah”  yang dilaksanakan pada 11 April 2019 di Pendopo FIS UNY pada pukul 18.30-21.00 WIB. Dalam acara ini terdapat diskusi dan sharing opini mengenai masalah sampah saat ini yang mulai   berdampak buruk bagi masyarakat khususnya Daerah Yoyakarta dan sekitarnya. Acara dihadiri oleh dua pembicara utama yaitu Muhammad Fakhri Ainur Rahman selaku Ketua Madawirna UNY dan Latifah Diah Azhari selaku Ketua Divisi Lingkungan Hidup Mahameru FIS UNY. Acara ini juga dihadiri beberapa perwakilan  Ormawa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta. Diharapkan dengan adanya acara ini kita khususnya mahasiswa semakin sadar dan kritis akan dampak buruk dari ancaman sampah dan mencoba langkah nyata guna mengurangi dampak buruk sampah tersebut.
     “Dalam mengurangi masalah sampah ini hal yang paling penting adalah mengenali sampah dan lingkungan merupakan bagian dari manusia itu sendiri dan membangun kesadaran masyarakat akan dampak bahaya yang ditimbulkan,” demikian dikatakan Muhammad Fakhri Ainur Rahman.
       Diskusi dan kajian kali ini banyak sekali informasi dan opini yang disampaikan dengan semangat antusias hadirin menyikapi persoalaan sampah itu sendiri sehingga muncul beberapa solusi dan tanggapan yang membagun. Diskusi ini banyak menyoroti mengenai masalah sampah mulai dari sejak kapan ada sampah?, mengapa banyak orang yang baru mempermasalahkannya sekarang? Lalu solusi konkret seperti apa yang efisien dan tepat untuk digunakan?. Dimana dari sejak adanya manusia sampah itu muncul hingga berkembang seiring bertambahnya populasi manusia dan berkembangnya zaman yang condong membuat manusia menjadi berlaku secara serba instan dan praktis menimbulkan sampah yang melimpah hingga sekarang. Bidang ekonomi juga sangat mendorong adanya kapitalisme dengan cara yang efektif, efisien, dan murah membuat produk serba instan dengan hadirnya plastik hingga membuat orang jadi lebih konsumtif. Diskusi kali ini juga membahas tentang TPA Piyungan yang sempat ditutup karena over capacity. Berbagai solusi telah dilakukan mulai dari 3R, optimalisasi oleh pemerintah dengan peraturannya, infrastruktur yang ada, sistem pengolahan sampah, dan membangun kesadaran diri sediri. Dimana semua solusi itu sudah ada namun dampak dari sampah itu sendiri juga bertambah, dimana kita jelas membutuhkan langkah yang konkret, serentak, dan berkelanjutan yang lebih guna mengurangi dampak buruk sampah dan melestarikan bumi. Hal terpenting yang harus kita tanamkan adalah membangung kesadaran diri dari setiap individu dengan mengedukasi masyarakat kita khususnya mahasiswa dapat melakukan langkah nyata untuk mendorong bumi agar lestari.   

No comments:

Powered by Blogger.